By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Mengintip Proses Terbaru Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 17 Januari 2024
Share
Segiri Grosir Samarinda (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pasar Pagi Samarinda, salah satu pasar tradisional tertua di Kota Tepian, tengah mengalami perubahan besar-besaran. Sejak akhir 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mulai melakukan revitalisasi pasar yang berdiri sejak tahun 1950-an itu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang dan pembeli.

Namun, proses revitalisasi tidak berjalan mulus. Ada sejumlah kendala yang dihadapi, mulai dari penjarahan aset, penolakan pedagang, hingga keterbatasan fasilitas. Bagaimana Disdag Samarinda mengatasi masalah-masalah ini? Dan bagaimana nasib para pedagang yang harus pindah sementara ke lokasi lain?

Salah satu langkah awal yang dilakukan Disdag Samarinda dalam revitalisasi Pasar Pagi adalah memasang pagar pembatas di sekitar kawasan pasar. Pagar ini berfungsi untuk menutup akses masuk ke dalam pasar, sehingga memudahkan proses pengosongan pedagang dan barang dagangan. Kepala Disdag Samarinda Marnabas mengatakan, pagar pembatas dipasang setelah pengosongan pedagang selesai dilakukan.

“Untuk proses pemindahan pedagang sudah hampir 100 persen. Sisa pedagang yang berada di Gang Pandai yang berada di samping Pasar Pagi,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (17/1/2023).

Menurut Marnabas, pagar pembatas juga bertujuan untuk mengamankan aset pemerintah kota Samarinda yang ada di dalam bangunan pasar. Sebelumnya, terjadi penjarahan besi tua dan rolling door oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Kami harap ada tindakan tegas terhadap pelaku,” katanya.

Marnabas menambahkan, meskipun pasar ditutup, pihaknya tetap menyisakan akses bagi warga yang tinggal di sekitar pasar.

Sementara itu, para pedagang yang terkena dampak revitalisasi Pasar Pagi tidak dibiarkan tanpa tempat berjualan. Pemerintah kota Samarinda telah menyiapkan dua lokasi alternatif untuk mereka, yaitu Pasar Sungai Dama dan Segiri Grosir Samarinda (SGS).

Di Pasar Sungai Dama, para pedagang Pasar Pagi disiapkan fasilitas berupa tempat pemotongan unggas, kandang penempatan ayam hidup, dan tempat penjagalan. Selain itu, beberapa fasilitas lain juga terus dibenahi agar menciptakan lingkungan pasar yang bersih.

Sementara, di Segiri Grosir Samarinda (SGS), para pedagang Pasar Pagi yang menjual barang-barang garment mendapatkan fasilitas berupa musala di lantai satu dan dua, pendingin ruangan, dan eskalator.

Marnabas mengatakan, kedua lokasi tersebut sudah berjalan normal dan ramai dikunjungi pembeli. Ia berharap, para pedagang bisa bersabar dan beradaptasi dengan lokasi baru mereka.

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para pedagang. Kami juga berterima kasih atas kerja sama mereka selama proses revitalisasi,” katanya.

Meskipun proses revitalisasi Pasar Pagi sudah berjalan, masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh Disdag Samarinda. Salah satunya adalah masih adanya pedagang yang berjualan di sisi Jalan Jelawat dan Otto Iskandardinata, yang berada di depan Pasar Sungai Dama. Mereka berjualan hingga ruas jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Untuk mengatasi hal ini, Marnabas sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda. Ia berencana untuk melakukan razia dalam beberapa hari ke depan.

Marnabas berharap, revitalisasi Pasar Pagi bisa selesai sesuai dengan target yang ditetapkan, yaitu akhir tahun 2024. Ia mengatakan, revitalisasi Pasar Pagi merupakan salah satu program unggulan pemerintah kota Samarinda untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang dan pembeli.  (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Disdag SamarindaMarnabasPasar Pagi SamarindaPasar Sungai DamaPemkot SamarindaSegiri Grosir Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Korupsi Proyek Perumahan, Mantan Pejabat BPKAD Kutim dan Direktur CV Berkat Kaltim Diciduk Kejati
Next Article Modus Korupsi Pembangunan Rumah Pegawai di Kutai Timur

Berita Undas

Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Tersandera Data, OPD dan BUMD Dinilai Tak Transparan
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Samarinda

Saksi Mangkir, Penanganan Kasus Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Terkendala

2 Min Read
Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono
Advertorial

Kecamatan Tenggarong Seberang Setop 16 Kegiatan Tak Prioritas

2 Min Read
Distribusi pakan ikan.
Advertorial

BUMDes Loa Raya Fokus Pasok Pakan Ikan, Dorong Ekonomi Desa

2 Min Read
Apel Bersama Aksi Bersih Sampah Plastik dan Penanaman Pohon di Taman Tanjong.
Advertorial

Pemkab Kukar Ajak Warga Lawan Sampah Plastik Lewat Edukasi dan Aksi Nyata

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?