By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Warga Griya Makroman Indah Terpaksa Berbagi Satu Pipa Air Bersih, Suarakan Aspirasi ke Nidya Listiyono

Redaksi
By Redaksi
Published: Minggu, 22 Oktober 2023
Share
Ketua Komisi II DPRD Kaltim saat mendengarkan aspirasi warga Griya Makroman Indah (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Bayangkan jika Anda harus hidup tanpa air bersih. Bagaimana dengan kegiatan mandi, mencuci, memasak, atau bahkan minum? Itulah yang dialami oleh warga Griya Makroman Indah, sebuah perumahan di Kecamatan Sambutan, Samarinda yang tidak memiliki jaringan air bersih.

Warga di sana harus rela berbagi satu saluran pipa sepanjang 1 meter untuk 125 kepala keluarga (KK). Ya, Anda tidak salah baca. Hanya ada satu pipa yang mengalirkan air bersih ke ratusan rumah di perumahan itu. Dan itu pun dengan sistem bergantian yang merepotkan.

“Jadi begini, kami pakai sistem bergantian. Misalnya rumah A mati, rumah B nyala. Rumah B mati, rumah C nyala. Begitu seterusnya, bergantian gitu setiap satu jam,” cerita Yulianus, salah seorang warga RT 10 Kecamatan Sambutan.

Yulianus mengaku sudah lama mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Dia dan warga lainnya harus menunggu giliran untuk bisa mengisi penampungan air di rumah mereka. Belum lagi jika ada keperluan mendadak.

Tidak hanya itu, warga juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk membayar tagihan air bersih. Padahal, kualitas airnya tidak sebanding dengan harganya.

“Tagihannya ada yang sampai Rp400 ribu/KK, padahal kalau normal itu paling tinggi Rp200 ribu/KK. Ini Rp400 ribu/KK dan paling murah itu Rp250 ribu/KK,” keluh Yulianus.

Dia berharap pemerintah bisa segera memberikan solusi untuk masalah ini. Dia dan warga lainnya siap membayar biaya pemasangan pipa jika memang diperlukan.

“Kami mau pasang tapi pipa induknya enggak ada di jalan itu. Permintaan kami, kalau bisa disalurkanlah ke rumah masing-masing. Berapa biaya pemasangannya, kita akan pasang juga nanti. Jadi kami minta tolong, tolong diperhatikan,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Nidya Listiyono mengatakan bahwa ia akan berusaha membantu menyelesaikan masalah ini. Ia akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar warga Griya Makroman Indah bisa mendapatkan air bersih yang layak.

“Kita akan coba bantu dan komunikasikan dengan pihak-pihak terkait agar persoalan ini segera diatasi. Apalagi masalah air ini kan kebutuhan dasar bagi masyarakat,” tegas politikus Golkar Dapil Kota Samarinda ini.

Semoga saja masalah ini bisa segera terselesaikan dan warga Griya Makroman Indah bisa hidup lebih nyaman dengan air bersih. (Jor/El/ADV/DPRD Kaltim)

TAGGED:DPRD KaltimGriya Makroman IndahKetersediaan Air BersihNidya Listiyono
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Mengelola Anggaran Rp25,32 Triliun, Ini Saran dan Strategi Seno Aji Cegah Silpa
Next Article Seno Aji Pantau Pembangunan Drainase di Loa Ipuh, Warga Harap Terbebas dari Banjir

Berita Undas

DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026
Jasno Soroti LPJU Mati di Sejumlah Ruas, Dishub Diminta Lebih Responsif
Rabu, 26 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Dinas Khusus Pariwisata, Potensi Destinasi Dinilai Belum Terkelola Optimal
Rabu, 26 Agustus 2026
Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 23 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Andi Harun Dorong OPD Fokus Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting di Samarinda

2 Min Read
Advertorial

Menjembatani Kesenjangan Digital Melalui Pelatihan Software dan Hardware di Desa Rempanga

3 Min Read
Advertorial

Antisipasi Banjir, Pemerintah dan Warga Kelurahan Melayu Kerjasama Perbaiki Drainase

2 Min Read
Pemerintahan

Andi Harun Siapkan Strategi Ubah Timbunan Sampah TPA Bukit Pinang Jadi Energi Alternatif

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?