By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Nasional

Rangka eSAF Honda Bermasalah, DPR Minta Kemenperin Turun Tangan

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 24 Agustus 2023
Share
Rangka eSAF Honda yang mudah berkarat dan rapuh (Foto: Google)
SHARE

Jakarta, Sekala.id – Rangka enchanged Smart Architecture Frame (eSAF) produksi Honda yang digunakan pada sejumlah produknya, seperti Honda Genio, Honda Vario, Honda Scoopy, dan Honda BeAT mendapat sorotan dari Komisi VII DPR RI. Pasalnya, rangka tersebut dikabarkan mudah berkarat dan patah, sehingga membahayakan pengguna.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. Menurutnya, Kemenperin harus melakukan pemeriksaan terhadap kualitas bahan baku dan proses produksi rangka eSAF.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan karena produk yang digunakan tidak berkualitas dan membahayakan. Segera kirim tim pemeriksa ke pabrik produksi rangka eSAF. Selidiki kenapa rangka tersebut mudah berkarat dan patah sehingga kendaraan tidak dapat digunakan lagi,” ujar Mulyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/8/2023).

Mulyanto mengatakan, dia mendapatkan informasi dari media sosial bahwa banyak pengguna motor Honda yang mengeluhkan masalah pada rangka eSAF. Ia menilai bahwa hal ini menunjukkan adanya kesalahan dalam pemilihan jenis bahan baku dan proses produksinya.

“Yang patut disayangkan, menanggapi kejadian ini pihak produsen bukannya memberi penggantian tapi malah menjadikan rangka eSAF ini sebagai produk tersendiri yang dijual terpisah seperti suku cadang. Itu pun garansinya hanya satu tahun. Padahal rata-rata tenor kredit pembelian motor oleh masyarakat minimal 3 tahun,” tuturnya.

Mulyanto mendesak Kemenperin untuk mengusut masalah ini dengan serius dan memberikan sanksi kepada produsen jika terbukti melanggar standar kualitas. Ia juga meminta Kemenperin untuk merekomendasikan recall atau penarikan ulang produk yang menggunakan rangka eSAF.

“Kemenperin harus minta produsen bertanggungjawab terhadap produk yang dihasilkan. Bukan malah membiarkannya sehingga masyarakat mengalami kerugian. Bila perlu rekomendasikan recall terhadap seluruh produk yang menggunakan rangka eSAF sebagai wujud pertanggungjawaban pihak produsen,” tegas Mulyanto. (Jor/Zal/Sekala)

TAGGED:Agus GumiwangDPR RIHondaHonda MaticKemenperinMenteri PerindustrianMulyantoRangka eSAFUtama
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Persita Tantang Borneo FC dengan Skuad Tak Lengkap
Next Article PDI Perjuangan Pecat Budiman Sudjatmiko, Buntut Dukungan Ke Prabowo

Berita Undas

Sengketa Lahan Berlarut-larut, Warga Kaltim Bakal “Ketuk Pintu Gubernur” Senin Ini
Sabtu, 16 Mei 2026
Membalas Megafon dengan Mawar, Cara Drupadi Baladika Redam Tensi Panas di Depan Kantor Gubernur Kaltim
Sabtu, 16 Mei 2026
Dongkrak Kualitas Kriya Kaltim, Dekranasda Gandeng Desainer Nasional Sasar Sentra Kerajinan
Kamis, 14 Mei 2026
Gratispol Belum Sempurna? Begini Analisis Zain Taufiq Nurrohman
Kamis, 14 Mei 2026
Bukan Bim Salabim, Pemprov Kaltim Janji Rombak Teknis Gratispol yang Dikeluhkan
Kamis, 14 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Nasional

Presiden Jokowi Konfirmasi Buka MTQ Nasional XXX di Samarinda, Penilaian Baru dengan E-Scoring

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Tujuh Jam Diperiksa, Firli Bahuri Bantah Pemerasan SYL

3 Min Read
Nasional

Update Real Count KPU, 6 Parpol Terancam Gagal ke Senayan, PDI Perjuangan Kuasai Perolehan Suara Sementara

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Delapan Tahun Pelarian Berakhir: Buron Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ditangkap di Bandung

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?