By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai TimurPemerintahan

Penyebaran Gondongan Meningkat Drastis di Kutai Timur, Dinkes Fokus pada Pencegahan di Sekolah

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 5 November 2024
Share
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Bahrani Hasanal. (Foto: Istimewa)
SHARE

Kutim, Sekala.id – Kasus gondongan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatatkan lonjakan yang cukup memprihatinkan sejak Juli 2024 hingga Oktober 2024. Berdasarkan data yang diterima dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Bahrani Hasanal, dan Pemegang Program Surveilans, Mariani Karim, angka kasus terus merangkak naik, dengan kelompok anak-anak sekolah menjadi yang paling terdampak.

Pada Juli 2024, tercatat 26 kasus gondongan, namun angka tersebut melonjak tajam pada Agustus menjadi 81 kasus. Lonjakan terbesar terjadi pada September, yang mencatatkan 233 kasus. Hingga awal Oktober, jumlahnya masih terhitung tinggi, mencapai 147 kasus.

Bahrani Hasanal menjelaskan bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus ini lebih banyak menyerang anak-anak usia sekolah, terutama yang duduk di bangku SD dan SMP. Meskipun orang dewasa juga bisa terinfeksi, jumlahnya sangat sedikit, hanya sekitar 1 hingga 3 kasus saja.

“Puncaknya terjadi pada September 2024. Meski sudah mulai menurun pada Oktober, kami tetap mencatat ada 147 kasus yang terus berkembang,” ungkap Bahrani.

Penyebaran gondongan, yang menular melalui air liur, mengharuskan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan langkah preventif. Bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kutai Timur, langkah utama yang diambil adalah mengisolasi siswa yang terinfeksi gondongan di rumah untuk mencegah penyebaran lebih lanjut di lingkungan sekolah.

“Karena penularannya melalui droplet atau cipratan air liur, kami sangat mengimbau siswa yang terkena gondongan untuk tidak masuk sekolah dan tetap berada di rumah hingga sembuh. Selain itu, penggunaan masker dan kebersihan tangan yang rutin harus diperhatikan,” tambah Mariani Karim.

Gejala yang umum ditemukan pada penderita gondongan antara lain demam, batuk, pilek, serta pembengkakan pada kelenjar ludah yang menyebabkan area telinga dan leher terlihat bengkak. Anak-anak lebih rentan terhadap penyakit ini, karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih berkembang dibandingkan orang dewasa.

Untuk menekan jumlah kasus lebih lanjut, Dinas Kesehatan Kutai Timur terus gencar memberikan edukasi pencegahan kepada masyarakat, khususnya kepada para siswa. Mereka diimbau untuk menjaga kebersihan diri agar terhindar dari penularan yang semakin meluas. (Jor/Mul/ADV/Pemkab Kutim)

TAGGED:Bahrani HasanalDinkes KutimGondonganMariani KarimPemkab Kutim
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Hasbar Mara Dispora Kaltim Distribusikan Laptop dan Printer, Siap Pantau Pemanfaatan di Karang Taruna Benua Etam
Next Article Pemkab Kutim Siapkan Kenaikan TPP ASN, Berlaku Januari 2025

Berita Undas

Atasi Antrean dan Penyelewengan, Pemkot Samarinda Usul Beli BBM Subsidi Wajib Taat Pajak dan Lolos Uji KIR
Senin, 20 Juli 2026
DBH Tersendat Rp427 Miliar, Pemkot Samarinda Genjot PAD dan Pangkas Belanja Non-Priorita
Senin, 20 Juli 2026
Dinas Pariwisata Kubar Optimistis JAM Series 6 Tingkatkan Daya Tarik Wisata
Selasa, 21 Juli 2026
Festival Luuq Melapeh, Resmi Dibuka Bupati Kutai Barat
Selasa, 21 Juli 2026
Langkah Nyata, Pemkab Kutai Barat dan YPA MDR Perkuat Transformasi Pendidikan
Selasa, 21 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Olahraga

Stadion Segiri Samarinda Bakal Bersolek, Ini Rencana Kementerian PUPR dan Pemkot

2 Min Read
Advertorial

Terjepit Lahan Sempit, Desa Embalut Paksa Putar Haluan Ekonomi

2 Min Read
Advertorial

DPRD Samarinda Soroti Ketimpangan Perbaikan Jalan, Minta Proyek Tak Asal Jadi

2 Min Read
Advertorial

Petani Desa Segihan Terancam Gagal Panen saat Kemarau, Pemdes Minta Dukungan Irigasi

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?