By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Pelebaran Jalan dan Jembatan PM Noor, Upaya Pemerintah Samarinda Menjawab Tantangan Banjir dan Kemacetan

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 1 Februari 2025
Share
Pemkot Samarinda saat melakukan tinjauan ke tanggul yang berada di Jembatan, Jalan. PM. Noor.
Pemkot Samarinda saat melakukan tinjauan ke tanggul yang berada di Jembatan, Jalan. PM. Noor. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah mempersiapkan proyek besar yang tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur, tetapi juga berupaya mengatasi dua masalah klasik yang mengganggu kenyamanan warga, yaitu kemacetan dan banjir. Rencana tersebut mencakup pelebaran jalan dan jembatan yang menghubungkan Jalan DI Panjaitan dan Jalan PM Noor, dua jalur vital yang kerap menjadi titik kemacetan parah.

Menurut Wali Kota Samarinda, Andi Harun, proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan mobilitas di pusat kota sekaligus mengurangi dampak banjir yang sudah terlalu lama menjadi masalah di wilayah tersebut. Salah satu langkah yang akan diambil adalah pelebaran tikungan tajam di Simpang Alaya, yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan. Untuk itu, pihak Pemkot berkomunikasi dengan pengurus Masjid Babul Haffazah agar pagar masjid sedikit digeser guna memberi ruang lebih bagi pelebaran jalan.

“Titik macet utama ada di Simpang Alaya karena tikungannya yang sempit. Dengan menggeser pagar masjid sedikit, diharapkan kemacetan bisa terurai lebih baik,” ujar Andi Harun.

Namun, pelebaran jalan bukan satu-satunya fokus dalam proyek ini. Pemkot juga akan mengevaluasi kondisi jembatan PM Noor yang sudah berusia puluhan tahun. Pertanyaan yang kini bergulir adalah, apakah jembatan tersebut harus dibongkar dan dibangun ulang, atau cukup diperlebar untuk mengakomodasi volume kendaraan yang terus meningkat.

“Jembatan PM Noor memang membutuhkan perhatian khusus. Kami akan memutuskan apakah jembatan ini perlu dibongkar atau cukup diperlebar, setelah kajian teknis selesai,” jelas Andi Harun, yang optimis bahwa proyek ini akan mengurai kemacetan yang selama ini mengganggu.

Sebagai bagian dari proyek tersebut, beberapa bangunan yang berada di sekitar jembatan, terutama yang berada di atas garis sepadan sungai, akan dibongkar. Meski terdampak, pemerintah memastikan bahwa warga yang terdampak pembongkaran akan menerima kompensasi dalam bentuk uang tunai, bukan rumah susun. Pendekatan ini diambil karena warga di kawasan tersebut lebih terbiasa tinggal di rumah tapak daripada hunian vertikal.

“Proyek ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga soal keberlanjutan kehidupan warga. Membangun rumah susun membutuhkan waktu yang lama, sementara kami ingin segera memberikan solusi bagi mereka yang terdampak,” ujar Andi Harun.

Di balik rencana besar ini, proyek ini juga berupaya mengatasi masalah banjir yang sering menggenangi kawasan Samarinda. Pemerintah Kota berkomitmen untuk melakukan pengerukan dan pengangkatan sedimentasi di sungai-sungai yang melintasi kota, serta pembangunan tanggul untuk mengendalikan aliran air. Langkah ini diambil setelah luas genangan banjir berhasil dikurangi 34,85% pada tahun ini, namun pemkot masih harus menghadapi tantangan di beberapa titik, seperti di daerah Griya Mukti dan Ahmad Yani.

“Pengerukan dan pengangkatan sedimentasi akan terus dilakukan. Kami bertekad untuk meminimalisir dampak banjir, dan pembangunan tanggul adalah solusi jangka panjang,” ungkap Andi Harun.

Meskipun proyek ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat, Andi Harun menegaskan bahwa upaya ini akan terus berlangsung dengan alokasi anggaran yang terencana setiap tahunnya. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi agar dampak dari proyek ini dapat dirasakan secara maksimal oleh warga Samarinda.

“Pekerjaan ini membutuhkan waktu dan dana yang tidak sedikit, namun kami yakin dengan kerja keras dan dukungan masyarakat, kami bisa menciptakan Samarinda yang lebih nyaman dan bebas banjir,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Andi HarunPemkot SamarindaPenanganan BanjirWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kembali ke Kandang, Borneo FC Optimistis Kunci Kemenangan di Laga Melawan PSS Sleman
Next Article UKM Olahraga saat menyalurkan bantuan kepada warga Bengkuring yang terdampak Banjir.(Ist) Mahasiswa UINSI Samarinda Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bengkuring

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Sutikno
Advertorial

Pemkab Kukar Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Siapkan Operasi Pasar

2 Min Read
Pemerintahan

Mengenang Jasa Pendiri Kota Samarinda, Pemkot Gelar Ziarah ke Makam La Mohang Daeng Mangkona

2 Min Read
Wali Kota Samarinda, Andi Harun beserta jajaran Pemkot saat meninjau langsung proses pembongkaran.
Pemerintahan

Revitalisasi di Tepian Karang Mumus: Kampung Nasi Kuning Sambut Wisatawan

2 Min Read
Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XI Kabupaten Mahulu. (Foto: Istimewa)
Advertorial

HUT XI Mahulu: Perayaan yang Merangkul Tradisi dan Inovasi

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?