By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Kutai KartanegaraPolitik

PDI Perjuangan Raih 18 Kursi di DPRD Kukar, Ini Kata Caleg dan Akademisi

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 27 Februari 2024
Share
SHARE

Kukar, Sekala.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) mencatatkan sejarah baru dengan meraih 18 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Kemenangan ini tidak lepas dari faktor figur yang kuat dari Edi Damansyah dan Rendi Solihin, yang menjabat sebagai Ketua dan Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kukar, sekaligus Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

Salah satu caleg muda PDI Perjuangan yang berhasil lolos ke DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, mengungkapkan bahwa peran besar Edi-Rendi sangat membantu para caleg untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Ia mencontohkan program-program kerakyataan yang diluncurkan Edi-Rendi, seperti bantuan modal usaha, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, dan lain-lain, yang bermanfaat besar untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya melihat antusias kepemimpinan Edi-Rendi yang begitu besar, terutama di dapil saya (dapil 4). Program Edi-Rendi tepat sasaran dan tepat guna, sehingga para caleg yang ikut pendampingan juga terkena imbasnya. Program kerakyatan banyak dirasakan, pembangunan infrastruktur juga meningkat drastis, sehingga kami para caleg tidak mengalami kesulitan,” jelas Rahmat kepada awak media, Kamis (22/2/2024).

Rahmat mengaku bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari PDI Perjuangan, yang merupakan partai wong cilik. Ia berjanji akan mengemban amanah rakyat dengan baik dan menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran secara optimal. Ia juga berharap PDI Perjuangan bisa terus mempertahankan kinerja dan prestasinya di Kukar.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Jumansyah menilai, kemenangan PDI Perjuangan di Kukar tidak hanya karena faktor Edi-Rendi, tetapi juga karena cakapnya pembibitan kader yang dilakukan partai. Menurutnya, PDI Perjuangan memiliki basis akar rumput yang kuat dan strategi filterisasi terhadap figurisasi kader di Pemilu yang terbilang sangat baik.

“Mereka melihat apabila caleg itu menarik, maka mereka akan memilihnya. Dan PDI Perjuangan ini memiliki basis akar rumput yang kuat. Masing-masing caleg yang maju selalu tepat menyesuaikan karakteristik wilayah. Baik itu berasal dari kelompok tertentu, seperti nelayan, petani ataupun buruh. Mereka memiliki satu karakteristik yang sama, yakni sosok pekerja keras,” terang Jumansyah.

Jumansyah juga menambahkan, terdapat sebelas kader Partai Golongan Karya (Golkar) di Kukar, baik itu petahana maupun tidak yang menyeberang ke PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 ini. Kesebelas caleg ini dipastikan mendapat banyak suara sebagai modal kemenangan mereka. Hal ini menurut Jumansyah, kembali membuktikan bahwa sosok pimpinan partai yang juga pimpinan daerah bukanlah kunci kemenangan. Melainkan keberhasilan pembibitan caleg, mulai dari seleksi hingga proper test.

“Jadi saya pikir kemenangan PDI di Kukar itu karena ketepatan partai, murni figuritas caleg yang mendominasi. Karena pemilih kita pada umumnya sampai hari ini agak abu-abu kalau bicara ideologi partai, yang jelas figuritas,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Edi DamansyahPDI PerjuanganPemilu 2024Rendi Solihin
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Andi Harun: Laut Indonesia, Modal Pembangunan dan Kekuatan Bangsa
Next Article Dari Perusahaan Daerah ke Perbankan Profesional, Ini Lima Agenda Penting RUPS Bank Samarinda

Berita Undas

Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Tersandera Data, OPD dan BUMD Dinilai Tak Transparan
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Politik

Ketegangan Pilgub 2024, SOMASI Kaltim Tantang Dominasi Politik Uang

2 Min Read
Advertorial

Ribuan Masyarakat Muara Jawa Ramaikan Safari Ramadan Bersama Opik

2 Min Read
Politik

Rakercabsus PDI Perjuangan 2024: Saefuddin Zuhri Ungkap Loyalitas dan Sinergi Jangka Panjang

1 Min Read
Advertorial

Menilik Transformasi Taman Gubang menjadi Destinasi Percontohan

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?