By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Peristiwa

Nelayan di Berau Jadi Korban Sambaran Buaya, Tubuhnya Hanya Tersisa Separuh

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 30 September 2023
Share
Proses evakuasi jasad Bonefasius (Foto: Istimewa)
SHARE

Berau, Sekala.id – Sebuah tragedi mengerikan menimpa seorang nelayan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Bonefasius Tematang (41) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbelah dua. Diduga, korban menjadi santapan buaya saat memasang jaring di muara pantai.

Kasus ini terjadi pada Kamis (28/9/2023) malam. Korban bersama rekannya, Yohanes (46), sedang memasang jaring untuk menangkap ikan. Tiba-tiba, terdengar suara teriakan minta tolong dari korban. Namun, saat Yohanes mendekat, ia hanya menemukan senter, topi, dan rokok milik korban. Bonefasius sudah menghilang.

“Saksi pada saat itu juga memasang jaring yang berjarak 500 meter dari korban. Sekitar pukul 23.00 Wita, saksi mendengar suara teriakan dari korban dan ketika saksi memberikan kode dengan senter tidak ada balasan dari korban,” kata Kasi Humas Polres Berau Iptu Suradi.

Yohanes kemudian melaporkan kejadian itu ke ketua RT setempat. Pencarian pun dilakukan oleh warga dan keluarga korban. Hingga akhirnya, pada Jumat (29/9/2023) pukul 11.45 Wita, jasad Bonefasius ditemukan mengapung di pinggir muara.

“Diduga akibat buaya, karena saat ditemukan tubuh korban tinggal setengah badan bagian perut ke atas sedangkan bagian perut ke bawah sampai kaki sampai saat ini belum ditemukan,” ujar Suradi.

Setelah ditemukan, jasad Bonefasius dibawa ke klinik perusahaan TBP untuk diperiksa. Namun, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. Mereka langsung membawa jenazah korban untuk disemayamkan.

Sampai saat ini, pihak keluarga masih mencari tubuh korban lainnya di lokasi penemuan awal.

“Iya (tubuh korban lainnya) masih dilakukan pencarian oleh keluarga korban,” pungkasnya. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Iptu SuradiPolres BerauTerkaman Buaya
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Erau 2023 Berakhir dengan Belimbur, Berikut Tata Kramanya
Next Article Pelaku Pembunuhan Wanita di Kandang Buaya Terancam Hukuman Berat, Polisi: Kami Sudah Tahu Arah Larinya

Berita Undas

Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Tersandera Data, OPD dan BUMD Dinilai Tak Transparan
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Peristiwa

Kebakaran di Jalan Kemuning, Telan 3 Ruko, Penjaga Toko Sandal Ditemukan Meninggal

2 Min Read
Peristiwa

Warga Panik, Api Membakar 9 Bangunan di Jalan Pemuda IV, Samarinda

2 Min Read
Peristiwa

Hirup Asap Genset, 12 Karyawan Toko Tas dan Sepatu di Mal Lembuswana Keracunan

2 Min Read
Balikpapan

Detik-Detik Tenggelamnya KMP Mukhlisa: Panik, Pelampung, dan Aksi Penyelamatan Warga di Teluk Balikpapan

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?