By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai TimurPemerintahan

Kutim Fokus Tekan Stunting dan Sejahterakan Lansia, Begini Strateginya

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 14 November 2024
Share
Workshop Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting. (Foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat langkah strategis untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan lansia. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi B, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi dalam menjalankan program Bangga Kencana di berbagai tingkatan pemerintahan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Workshop Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Hotel Gran Verona, Samarinda, pada Kamis (14/11/2024). Kegiatan ini menghadirkan perangkat daerah hingga camat dari seluruh kecamatan di Kutim, dengan tujuan memastikan implementasi program yang seragam dan berkelanjutan.

“Workshop ini penting agar tidak ada kesenjangan dalam pelaksanaan program di kabupaten, kecamatan, hingga desa. Kami menghadirkan narasumber dari BKKBN agar semua pihak memahami tugas pokok dan fungsinya dengan baik,” ujar Junaidi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutim.

Junaidi menekankan pentingnya peran camat sebagai Ketua TPPS di tingkat kecamatan. Mereka diharapkan mampu mengawasi langsung pelaksanaan program di wilayahnya. Dalam kesempatan ini, DPPKB Kutim juga mensosialisasikan pembentukan Sekolah Lansia yang akan dibangun di seluruh Kutim. Sekolah tersebut dirancang agar para lansia tetap sehat, produktif, dan aktif berkontribusi di masyarakat.

“Kami akan melibatkan kepala desa, istri camat, dan bunda genre di setiap desa agar program ini berjalan maksimal,” kata Junaidi di hadapan para peserta, termasuk Kepala Kemenag Kutim Ahmad Berkati, tim pendamping keluarga, dan penyuluh lapangan KB.

Selain itu, Junaidi menyoroti perlunya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan kader masyarakat, program Bangga Kencana bisa lebih efektif dalam menekan angka prevalensi stunting yang kini masih mencapai 29 persen berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Kepala Perwakilan BKKBN, Sunarto, yang juga hadir di workshop tersebut, menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dalam program Bangga Kencana. Ia menilai tanggung jawab pelaksanaan ada di DPPKB kabupaten/kota, namun keberhasilannya bergantung pada sinergi pemerintah daerah dan pusat.

“Workshop ini menjadi momen evaluasi dan peninjauan capaian penanganan stunting. Dengan strategi yang lebih terarah, harapannya program ini bisa lebih efektif pada tahun-tahun mendatang,” ujar Sunarto.

Meski angka kemiskinan di Kutai Timur menurun, angka stunting masih menjadi tantangan besar. Sunarto berharap langkah-langkah konkret yang dihasilkan dari workshop ini dapat menjadi dasar strategi yang lebih tepat sasaran di tahun 2025.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan SDM unggul sebagai persiapan menuju tahun 2045, sejalan dengan target Indonesia menjadi negara maju dan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN).

“Tidak elok jika generasi dari Kalimantan Timur tidak mengambil peran signifikan di IKN. Dengan SDM yang sehat dan terdidik, Kutai Timur bisa berkontribusi besar bagi pembangunan nasional,” tutupnya. (Jor/Mul/ADV/Pemkab Kutim)

TAGGED:Achmad JunaidiDP2KB KutimPemkab KutimPenanganan Stunting
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Mahakam Ulu Pastikan Pilkada Serentak Berjalan Lancar: Netralitas dan Logistik Jadi Prioritas
Next Article Pemkab Mahulu menerima kunjungan tim survei Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI. Membuka Gerbang Langit Mahulu: Mimpi Bandara Ujoh Bilang Kian Dekat

Berita Undas

Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Strategis, Pemkab Usulkan Kontrak Tahun Jamak Rp2,52 Triliun
Sabtu, 1 Agustus 2026
PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SILPA Rp572 Miliar hingga Efektivitas Belanja
Sabtu, 1 Agustus 2026
Golkar Minta Samarinda Kurangi Ketergantungan Dana Pusat, Dorong PAD Jadi Penopang Utama
Sabtu, 1 Agustus 2026
Gerindra Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Capaian Fiskal dan Program Prioritas
Sabtu, 1 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

DPRD Samarinda Awasi Sekolah Rakyat, Minta Pemerintah Pusat Antisipasi Persoalan Teknis

2 Min Read
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik
Pemerintahan

Kekerasan Terhadap Anak di Kaltim, Mengapa Angka Kasus Terus Meningkat dan Apa yang Harus Dilakukan?

3 Min Read
Kepala Desa Loa Raya, Martin
Advertorial

Pemdes Loa Raya Gelar Musdes Serap Aspirasi Warga untuk RKPDes 2026

1 Min Read
Advertorial

Pemkab Mahulu Koordinasi Intensif dengan Kemenhub Bahas Skema Pembiayaan Bandara

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?