By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Kutai KartanegaraPeristiwa

Jeritan Pagi yang Mencekam, Istri Saksikan Suami Diseret Buaya di Perairan Anggana

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 7 Juni 2024
Share
Ilustrasi (Foto: Ist)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Pagi nahas menyelimuti keluarga Saleng di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Kamis (6/6/2024) dini hari. Pria berusia 70 tahun itu diterkam buaya di Perairan Tanjung Bagusung saat hendak membuka pintu empang di belakang rumahnya.

Kejadian mengerikan ini berawal saat Rawasiah, istri Saleng, mendengar teriakan keras dari arah belakang rumah. Saat ia bergegas ke sumber suara, Rawasiah menyaksikan dengan mata kepala sendiri suaminya diseret ke dalam sungai oleh seekor buaya.

“Istrinya langsung memberitahu anak mereka dan diteruskan ke sekretaris desa,” ungkap Dody Setiawan, Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Jumat (7/6/2024).

Hingga siang ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescue KPP Balikpapan, Polres Kukar, Polairud Kukar, bersama masyarakat dan keluarga masih terus melakukan pencarian di perairan Anggana. Namun, Saleng belum ditemukan.

Serangan buaya di Anggana, Kukar, bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kasus serupa telah terjadi, menelan korban jiwa dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Diduga, meningkatnya serangan buaya ini disebabkan oleh terganggunya habitat mereka akibat aktivitas manusia, seperti alih fungsi hutan dan perburuan liar. Hal ini menyebabkan buaya mencari mangsa di luar habitatnya, termasuk ke perairan yang sering dikunjungi manusia.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat perairan, terutama di daerah yang diketahui terdapat buaya. Hindari berenang atau memancing sendirian, dan selalu awasi anak-anak saat bermain di dekat air. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Terkaman Buaya
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Drama Korupsi di Samarinda, KPK Datangi Kembali Kediaman Pengusaha Batu Bara
Next Article Total 91 Kendaraan Disita KPK, Terkait Dugaan TPPU Eks-Bupati Kukar Rita Widyasari

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kapal Tongkang menabrak kafe Tepi Mahakam yang terletak di kawasan Jalan Haji Jahra, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang.
Peristiwa

Tali Putus di Tengah Hujan Deras, Musabab Tongkang Tabrak Kafe di Tepi Mahakam

2 Min Read
Advertorial

Koperasi Desa Segihan Dorong Petani Simpan Beras hingga Harga Stabil

2 Min Read
Advertorial

Semarak HKG PKK ke-52 Kukar, Tenggarong Seberang Bersiap Jadi Tuan Rumah

2 Min Read
Peristiwa

Big Mall Samarinda Terbakar, Sistem Proteksi Diduga Tak Berfungsi, 25 Orang Alami Sesak Napas

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?