By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Disdikbud Samarinda Tegas Larang Praktik Jual-Beli Buku Paket

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 29 Juli 2024
Share
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pada Senin (29/7/2024), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, mengumumkan kebijakan tegas yang melarang sekolah memperjualbelikan buku paket kepada murid. Kebijakan ini diambil karena buku wajib sudah diakomodir oleh Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pusat, sehingga tidak ada alasan bagi sekolah untuk menjual buku tersebut.

Dalam pernyataannya, Asli menegaskan bahwa Disdikbud Samarinda akan mengeluarkan surat edaran yang melarang praktik jual-beli buku paket di sekolah.

“Intinya, jual-beli buku paket itu dilarang karena sudah dibiayai oleh Dana BOS,” ujarnya dengan tegas.

Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, khususnya pasal 181 yang melarang pendidik dan tenaga kependidikan menjual buku pelajaran atau memungut biaya untuk bimbingan belajar.

Namun, Disdikbud Samarinda juga memberikan solusi bagi orangtua yang ingin membeli buku pendamping untuk anak-anak mereka. Buku pendamping ini tidak diwajibkan untuk dibeli, tetapi Asli menyarankan agar orangtua berkonsultasi dengan pihak sekolah jika ingin membelinya.

“Orang tua yang kurang mampu tetapi ingin membeli buku pendamping bisa berkonsultasi ke komite, paguyuban, atau langsung ke kami. Ini bagi yang mau beli saja, jika tidak mau, ya tidak apa-apa,” jelasnya.

Asli juga menekankan bahwa melalui konsultasi dengan pihak sekolah, solusi bisa ditemukan bagi orangtua yang kesulitan. Solusi tersebut bisa berupa pembayaran cicilan, harga yang lebih terjangkau, atau bahkan penggratisan buku tersebut.

“Silakan orang tua yang kurang mampu mengirimkan data mereka kepada kami atau sekolah agar kami bisa mencarikan solusi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Asli mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan praktik ilegal jual-beli buku wajib di sekolah atau pemaksaan pembelian buku penunjang. Laporan harus disertai dengan bukti agar pihak Disdikbud Samarinda dapat memberikan sanksi kepada yang terlibat.

“Silakan laporkan kepada kami dengan bukti-buktinya, nanti akan ada sanksi bagi pihak yang melakukannya,” tutupnya. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Asli NuryadinDana BOSDisdikbud Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Presiden RI, Joko Widodo menjajal Jembatan Pulau Balang bersama para influencer Serunya Kunjungan Jokowi dan Para Influencer ke IKN
Next Article Uji Coba Sky Taxi Pertama di Kaltim, Tandai Era Baru Mobilitas Udara Indonesia

Berita Undas

Data Sampah Samarinda Masih Berantakan, DPRD Desak Aplikasi BISA Segera Diluncurkan
Rabu, 3 Juni 2026
Tagihan Rp400 Miliar Belum Lunas, DPRD Samarinda Minta Pemkot Dahulukan Kontraktor Kecil
Rabu, 3 Juni 2026
PAD Teras Samarinda Baru Rp500 Juta, DPRD Minta Pengelolaan Dimaksimalkan
Rabu, 3 Juni 2026
Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Jadi Modal Sosial, Arie Wibowo Ajak Warga Bersatu Bangun Samarinda
Selasa, 2 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Olahraga

Borneo FC Kontra PSM Makassar di Batakan, Laga Tandang dengan Aura Kandang

2 Min Read
Samarinda

Unmul Jadi Tuan Rumah Sosialisasi UU KUHP Nasional

5 Min Read
Advertorial

Wabup Kubar Membuka Acara FGD dan Penyerahan Dokumen KRB dan RPB 2025

2 Min Read
Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono
Advertorial

Ongkos Rp100 Ribu untuk Urus Administrasi, Warga Desak Pemekaran Kecamatan Tenggarong Seberang

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?