By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Kemarau Belum Berakhir, Samarinda Diminta Waspadai Meluasnya Kebakaran Lahan

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 20 Agustus 2026
Share
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kemarau panjang yang belum menunjukkan tanda berakahir mendorong DPRD Samarinda meminta pemerintah kota memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan. Selain memastikan personel pemadam kebakaran siap bergerak, dukungan terhadap relawan di tingkat wilayah dinilai perlu ditingkatkan untuk mencegah titik api meluas.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, mengatakan kondisi lahan yang semakin kering membuat potensi kebakaran perlu diantisipasi sejak dini. Menurutnya, kesiapan petugas dan relawan menjadi salah satu langkah penting untuk merespons kemunculan api sebelum berkembang lebih luas.

Dia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga memastikan relawan yang berada di masing-masing wilayah mendapatkan dukungan dan mampu menjalankan perannya ketika terjadi kebakaran.

“Pemadam kebakaran dan relawan di masing-masing wilayah juga harus dibantu agar selalu siaga. Sebab, beberapa titik kemungkinan sudah mulai muncul api,” ujar Jasno.

Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, ancaman kebakaran selama musim kemarau tidak sebatas pada kerusakan lahan. Asap dari kebakaran juga dapat menyebar ke kawasan permukiman sehingga berpotensi mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Karena itu, upaya pencegahan dinilai harus berjalan beriringan dengan kesiapan penanganan di lapangan. Pemerintah, kata dia, perlu memperkuat koordinasi antara petugas pemadam dan relawan, terutama di wilayah yang mulai mengalami kondisi lahan kering.

Jasno mengingatkan agar penanganan tidak baru dilakukan setelah kebakaran membesar. Langkah antisipasi sejak munculnya indikasi titik api dinilai dapat mencegah kebakaran berkembang menjadi persoalan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau kondisi ini dibiarkan, dampaknya tentu akan semakin besar. Selain kekeringan yang terjadi di sungai, kebakaran juga bisa muncul di sekitar lahan Samarinda dan pada akhirnya mengancam kesehatan masyarakat,” katanya.

Kekhawatiran tersebut berlangsung di tengah penyusutan debit Mahakam yang terjadi akibat kemarau panjang. Kondisi itu menunjukkan bahwa musim kering tidak hanya berpengaruh terhadap ketersediaan air, tetapi juga dapat meningkatkan risiko persoalan lingkungan lain, termasuk kebakaran lahan.

Atas kondisi tersebut, Jasno berharap Pemkot Samarinda segera memperkuat langkah antisipasi. Kesiapan armada dan personel pemadam, menurutnya, perlu dibarengi dengan dukungan kepada relawan yang berada lebih dekat dengan wilayah rawan.

Dia menilai pencegahan menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang menjadi persoalan baru apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Jangan sampai kebakaran dibiarkan berkembang hingga menjadi persoalan baru ketika kemarau semakin panjang,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaJasnoKemarau PanjangPemkot Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Debit Mahakam Menurun, Jasno Ingatkan Potensi Gangguan Air Bersih Samarinda
Next Article Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Undas

Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 23 Agustus 2026
Kemarau Belum Berakhir, Samarinda Diminta Waspadai Meluasnya Kebakaran Lahan
Minggu, 23 Agustus 2026
Debit Mahakam Menurun, Jasno Ingatkan Potensi Gangguan Air Bersih Samarinda
Minggu, 23 Agustus 2026
Pawai Pembangunan Samarinda Ditiadakan, Jasno Soroti Dampaknya bagi Masyarakat dan UMKM
Minggu, 23 Agustus 2026
Jasno: Ukuran Kemajuan Indonesia Bukan Sekadar Pembangunan, tapi Manfaat untuk Rakyat
Minggu, 23 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Dua Medali dari Semarang, Kaltim Optimis Pertahankan Empat Besar Panjat Tebing di PON

3 Min Read
Advertorial

Kaltim Genjot Potensi Pemuda, Bidik Posisi Puncak IPP

2 Min Read
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 35 ASN di ruang serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim
Pemerintahan

Perubahan Birokrasi Kaltim: 35 ASN Resmi Menduduki Jabatan Fungsional

2 Min Read
Advertorial

Menuju RPK Kukar yang Profesional, Diskominfo dan DPRD Bahas Seleksi Dewas LPPL

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?