Samarinda, Sekala.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda mulai merambah sektor peternakan ayam sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. Perusahaan pelat merah milik Pemkot Samarinda itu menargetkan mampu memproduksi telur dan daging ayam dari dalam kota untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah yang selama ini memicu fluktuasi harga.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengatakan rencana pengembangan bisnis tersebut telah dipaparkan kepada Komisi II DPRD Samarinda dan mendapat dukungan penuh.
“Alhamdulillah, paparan kami mendapat respons yang sangat positif. DPRD juga menyatakan dukungannya terhadap program-program yang akan kami jalankan ke depan,” kata Syamsuddin.
Menurut dia, bisnis peternakan bukan sekadar ekspansi usaha, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk membantu pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Selama ini, kebutuhan telur dan daging ayam di Samarinda masih banyak bergantung pada pasokan dari luar daerah sehingga rentan memengaruhi harga di tingkat konsumen.
Dengan membangun sentra produksi sendiri, biaya distribusi diharapkan dapat ditekan sekaligus memperkuat ketersediaan komoditas pangan di pasar lokal. Saat ini, Varia Niaga tengah mematangkan berbagai persiapan sebelum proyek dijalankan. Perusahaan sedang mengidentifikasi aset milik perusahaan maupun lahan milik Pemerintah Kota Samarinda yang dinilai layak dijadikan lokasi peternakan.
Syamsuddin menjelaskan, peternakan yang akan dibangun mengusung konsep kandang modern antibau. Selain menyusun desain kawasan, perusahaan juga menyiapkan model bisnis, sistem operasional, hingga memastikan ketersediaan pakan agar usaha tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Tak hanya mengejar kapasitas produksi, Varia Niaga juga membidik produk dengan nilai tambah. Salah satunya melalui produksi telur sehat yang mengandung probiotik dan omega untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin memperhatikan aspek kesehatan.
Pengembangan usaha ini juga dirancang melibatkan Badan Usaha Milik RT (BUMRT). Varia Niaga akan memberikan pendampingan kepada masyarakat, mulai dari pengelolaan usaha hingga penerapan standar teknis budidaya, sehingga usaha peternakan dapat dikelola secara profesional.
“Melalui skema tersebut, perusahaan berharap manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi ketersediaan pangan dan pengendalian inflasi, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” kuncinya. (Kal/El/Sekala)