Kutai Barat, Sekala.id – Potensi sektor perikanan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) sangat besar. Sebagai langkah strategis untuk mendorong peningkatan sektor ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat, secara resmi me-launching Program Kampung Ikan Sejahtera (KIS) Kubar di dua lokasi, yakni di Kampung Muara Beloan Kecamatan Muara Pahu dan Kampung Tanjung Haur Kecamatan Penyinggahan.
Peluang pengembangan sektor perikanan, terutama di enam kecamatan yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup dari perikanan, seperti Penyinggahan, Muara Pahu dan Jempang yang dikenal sebagai sentra produksi ikan air tawar.
Pemkab Kubar, melalui Wabup Kubar Nanang Andriani secara resmi me-launching Program Kampung Ikan Sejahtera (KIS) Kubar di dua lokasi, yakni di Kampung Muara Beloan Kecamatan Muara Pahu dan Kampung Tanjung Haur Kecamatan Penyinggahan. Peluncuran secara simbolis dipusatkan, di Gedung BPU Kampung Tanjung Haur, Rabu (29/10/2025).
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa pengembangan perikanan di Kubar saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana. Akibat menurunnya kualitas air, akses pasar dan permodalan yang terbatas, hingga perlunya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku usaha perikanan.
“Untuk itulah, kehadiran Program KIS patut diapresiasi sebagai langkah nyata Pemkab Kubar dalam membangun sektor perikanan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal,” ucap Nanang Adriani.
KIS Kubar bukan sekadar program, melainkan strategi pengelolaan perikanan terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelaku usaha. Program ini menjadi pilot project pengembangan ekonomi masyarakat yang memanfaatkan teknologi tepat guna dan prinsip ramah lingkungan, selaras dengan visi daerah “Semakin Sejahtera, Adil, Merata, dan Beradat”, khususnya misi kedua yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan hidup berkelanjutan.
“Melalui program ini, diharapkan produksi dan produktivitas perikanan meningkat, pendapatan pelaku usaha naik, serta komoditas unggulan dan pasar lokal semakin berkembang,” pungkas Wabup Kubar.
Untuk kita ketahui bersama, bahwa Kabupaten Kubar memiliki luas wilayah mencapai 20.381 km² yang terdiri dari 16 kecamatan, 190 kampung dan 4 kelurahan, terdapat lebih dari 11 ribu rumah tangga perikanan. Namun, produksi perikanan Kubar baru mencapai 4.427 ton per tahun, masih jauh di bawah kebutuhan masyarakat yang mencapai 12.263 ton per tahun. (Btr/Sekala/Adv)