By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Ketua MKKS Samarinda: Jangan Sampai Anak Gagal Sekolah Gara-Gara Seragam

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 21 Juli 2025
Share
Ketua MKKS Samarinda, Abdul Rozak. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Keluhan orang tua siswa soal mahalnya biaya seragam di beberapa sekolah negeri di Samarinda memicu sorotan serius. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Samarinda, Abdul Rozak, mengingatkan agar sekolah tidak menjadi beban baru bagi keluarga, terutama di awal tahun ajaran.

“Jangan sampai ada anak yang tidak bersekolah hanya karena belum punya baju,” ujar Rozak, Senin (21/7/2025).

Ia menegaskan bahwa sekolah wajib menunjukkan kepedulian terhadap kondisi ekonomi wali murid. Salah satu bentuknya adalah dengan memberikan fleksibilitas dalam penggunaan seragam. Menurutnya, jika seragam dari koperasi sekolah belum tersedia, siswa diperbolehkan memakai seragam putih lama dari jenjang sebelumnya.

“Yang penting anak datang ke sekolah dulu. Soal baju, bisa pakai yang lama dulu. Sekolah jangan kaku,” tegasnya pada Senin (21/7/2025).

Rozak, yang juga menjabat sebagai Kepala SMA 16 Samarinda, mengatakan pihaknya terus mendorong keterbukaan informasi di semua sekolah, terutama dalam hal kebutuhan awal sekolah. Ia menyebut bahwa kebijakan soal seragam harus disampaikan secara jujur, tanpa ada tekanan kepada orang tua untuk membeli dari koperasi sekolah.

Ia juga menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap siswa kurang mampu. Di sekolah yang ia pimpin, seluruh siswa yang diterima melalui jalur afirmasi mendapatkan bantuan seragam lengkap secara gratis, termasuk seragam batik, baju olahraga, dan seragam khas sekolah. Dana tersebut, menurut Rozak, berasal dari BOS Nasional.

“Khusus jalur afirmasi, kami tambahkan bantuan dari BOSNAS agar mereka tidak merasa berbeda dengan siswa lainnya,” jelasnya.

Untuk siswa reguler, ia menegaskan bahwa tidak ada kewajiban membeli seragam dari sekolah. Orang tua bebas membeli sendiri selama sesuai standar sekolah.

“Tidak ada paksaan beli di koperasi. Silakan cari sendiri kalau lebih murah atau lebih mudah,” ujarnya.

Rozak menyebut bahwa semangat program sekolah gratis tidak boleh berhenti pada kebijakan pemerintah saja. Sekolah, kata dia, harus aktif menerjemahkannya dalam sikap dan kebijakan internal.

“Pemerintah sudah hadir lewat aturan dan bantuan. Sekolah juga harus hadir lewat empati. Jangan jadikan seragam sebagai momok, apalagi penghalang anak untuk belajar,” tutupnya. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Abdul RozakMKKS Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Hotel Atlet Samarinda Siap Beroperasi Komersial Mulai Agustus 2025, Pemprov Kaltim Targetkan Tambahan PAD
Next Article Koperasi Merah Putih Diresmikan Serentak, Lempake Jadi Percontohan Regional Kaltim

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Wabup Mahulu: Laporan OPD Tidak Optimal, Hambat Kinerja dan Kenaikan TPP Pegawai

2 Min Read
Pemerintahan

Dari Musrenbang Tegang ke Solusi Nyata, Kisah Transformasi Probebaya di Samarinda

2 Min Read
Samarinda

Mimbar Demokrasi Mahasiswa Samarinda Tolak Politik Dinasti dan Tuntut Penyelesaian Kasus HAM

3 Min Read
Advertorial

Subandi Ungkap Sikap Anies Baswedan Soal Ibu Kota Baru, Tak Menolak Hanya Soal Skala Prioritas

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?