Samarinda, Klausa.co – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin mengungkapkan alasan memilih Aulia Rahman Basri sebagai pasangannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kukar 2024. Pernyataan tersebut disampaikan Rendi usai pelantikan bersama Aulia sebagai Bupati dan dirinya sebagai Wakil Bupati Kukar periode 2025–2030, Senin (23/6/2025) di Gedung Odah Etam, Samarinda.
Menurut Rendi, hubungan emosional dan kedekatan pribadi dengan Aulia menjadi faktor utama di balik keputusan tersebut. Ia menyebut telah mengenal Aulia jauh sebelum menjalin komunikasi politik dengan mantan Bupati Edi Damansyah.
“Saya lebih dulu kenal dengan Dokter Aulia dibanding Pak Edi Damansyah. Bahkan pada 2019 lalu, yang mempertemukan saya dengan Pak Edi itu termasuk Dokter Aulia,” kata Rendi.
Ia menambahkan, saat Mahkamah Konstitusi memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada Kukar, nama Aulia langsung muncul sebagai sosok yang dianggap paling tepat untuk mendampinginya.
“Ketika pembacaan MK kemarin, satu nama pertama yang muncul di kepala saya adalah Dokter Aulia. Saya langsung menyebut namanya,” ujarnya.
Rendi juga menanggapi keputusan PDI Perjuangan yang mengusung Aulia sebagai calon kepala daerah bukan sebagai hal yang mengejutkan. Selain sebagai kader partai, Aulia disebut sudah lama menjadi sahabat dekat.
“Hubungan kami secara emosional sudah sangat dekat, mungkin lebih dari yang diketahui banyak orang,” ucapnya.
Ia menyebut kekompakan dan kesamaan visi antara dirinya dan Aulia akan menjadi kekuatan untuk mendorong percepatan pembangunan di Kukar.
“Kami ingin menghadirkan nuansa baru, dipimpin dua pemimpin muda dengan visi yang sama untuk memajukan Kutai Kartanegara,” tutup Rendi.
(Jor/El/Sekala)