By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sebulu, Tapi Petani Masih Dihantui Sejumlah Kendala

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 25 Maret 2025
Share
Lahan Pertanian.
SHARE

Kukar, Sekala.id – Sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi andalan utama perekonomian masyarakat di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Komoditas kelapa sawit mendominasi aktivitas ekonomi warga, disusul oleh sektor peternakan dan perikanan yang juga ikut menopang kesejahteraan masyarakat.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, menyebut mayoritas masyarakat di wilayah tersebut masih menggantungkan hidup dari hasil pertanian. Ia mengakui, meski sektor tambang juga ada di Sebulu, kontribusinya masih belum sekuat sektor pertanian dan perkebunan.

“Pertanian dan perkebunan masih mendominasi perekonomian masyarakat. Meski ada sektor tambang, kontribusinya belum sebesar pertanian dan perkebunan,” ujar Nurul.

Meski menjadi sektor utama, para petani Sebulu menghadapi berbagai hambatan. Infrastruktur yang belum memadai, akses pasar yang terbatas, hingga fluktuasi harga hasil panen seringkali merugikan petani.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kecamatan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan adalah menjalin kerja sama dengan koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memperluas jaringan pemasaran hasil pertanian.

“Kami sedang menjajaki kerja sama dengan koperasi dan BUMDes agar pemasaran hasil pertanian lebih luas dan efisien. Selain itu, pemerintah kabupaten juga telah menyalurkan bantuan berupa pupuk dan bibit kepada petani, meskipun belum bisa dilakukan setiap tahun,” tambahnya.

Selain kelapa sawit, sebagian warga Sebulu kini juga mulai mengembangkan tanaman hortikultura seperti cabai dan sayuran. Namun, perkembangan sektor ini masih terkendala minimnya akses terhadap permodalan dan teknologi pertanian.

Nurul berharap pemerintah daerah maupun pihak swasta bisa lebih aktif memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para petani, terutama dalam hal peningkatan kapasitas dan akses teknologi pertanian.

“Jika ada program peningkatan kapasitas petani, seperti pelatihan teknologi pertanian dan akses permodalan, tentu hasil produksi bisa meningkat dan kesejahteraan petani lebih terjamin,” tutupnya. (Yah/Fch/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:BUMDesKecamatan SebuluNurul YakinPerkebunanPertanian
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ladang Jagung dari Bekas Tambang, Embalut Siapkan Anggaran Dorong Petani
Next Article Internet Gratis untuk 841 Desa di Kaltim, Pemprov Genjot Pemerataan Akses Digital

Berita Undas

DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026
Bom Waktu Demografi 2030 Mengintai Samarinda, DPRD Soroti Minimnya Anggaran KB
Kamis, 30 April 2026
Warga Bendang Andalkan Air Bekas Tambang, DPRD Desak Perumdam Perluas Layanan
Kamis, 30 April 2026
DPRD Soroti Dugaan Ketidakteraturan Pendataan Pedagang Pasar Pagi
Rabu, 29 April 2026
DPRD Samarinda Perketat Pengawasan Stunting, Libatkan RT hingga PKK
Rabu, 29 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pengusaha Muda Ini Berbagi Inspirasi di Seminar Kewirausahaan Pemuda Dispora Kaltim dan Kukar

2 Min Read
Pemerintahan

Ribuan P3K dan Pejabat Dilantik di Kalimantan Timur, Akmal Malik Ingatkan Dedikasi dan Kesetiaan

2 Min Read
Nasional

Mengintip Progres Pembangunan Hotel Nusantara, Ikon Baru Ibu Kota Nusantara

3 Min Read
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husein
Advertorial

Meningkatkan Mutu Pendidikan Samarinda, Kesejahteraan Guru Kunci Utama

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?