By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Relokasi Pasar Subuh Samarinda Picu Penolakan, Pedagang Nilai Ada Tekanan dan Minim Dialog

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 5 Mei 2025
Share
Lokasi pasar subuh yang hendak direlokasi. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Klausa.co – Rencana relokasi puluhan pedagang Pasar Subuh dari Jalan Yos Sudarso ke Pasar Beluluq Lingau, Jalan PM Noor, memantik penolakan. Para pedagang menuding Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bertindak sepihak tanpa dialog yang adil.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Subuh, Abdussalam, menyebut relokasi tidak hanya merugikan pedagang, tapi juga disertai indikasi tekanan terhadap pemilik lahan.

“Kami merasa kebijakan ini diambil sepihak. Bahkan ada dugaan intimidasi agar pemilik lahan memutus hubungan dengan kami,” ujar Salam, sapaan akrabnya, Senin (5/5/2025).

Ia menilai relasi yang sebelumnya baik dengan pemilik lahan mendadak rusak setelah demonstrasi pada 29 April lalu. Komunikasi terputus, bahkan nomor teleponnya diblokir.

“Biasanya walau tidak diangkat, pasti dibalas. Sekarang, tidak bisa dihubungi sama sekali,” katanya.

Abdussalam menduga pemutusan komunikasi terjadi usai pemilik lahan dipanggil ke pertemuan oleh pihak kelurahan dan Dinas Perdagangan, tanpa kehadiran perwakilan pedagang atau tim pendamping dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda.

LBH Samarinda telah melayangkan surat keberatan dan permohonan audiensi kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, pada Jumat (2/5). Mereka menilai kebijakan relokasi sarat tekanan dan intimidasi, termasuk dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Kami khawatir akan ada langkah represif. Beberapa pedagang mulai memindahkan barang ringan, tapi lapak besar seperti penjual daging sulit dipindahkan,” ujar Salam.

Di sisi lain, Pemkot bersikeras relokasi harus berjalan. Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyatakan pemilik lahan sudah meminta pengosongan sejak 2014.

“Penundaan terjadi karena belum ada tempat pengganti yang layak. Kini sudah ada fasilitas lengkap di Pasar Dayak, Beluluq Lingau,” ucapnya.

Menurut Marnabas, 100 kios disiapkan untuk menampung 56 pedagang yang tercatat. Ia menyebut relokasi dilakukan persuasif, tapi pedagang yang menolak tidak boleh lagi berjualan di lahan lama karena bukan milik pemerintah.

“Kami tidak menggusur. Ini sudah melalui proses panjang,” katanya.

Rencana penertiban oleh Satpol PP dijadwalkan 4 Mei. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda eksekusi. Di lapangan, petisi penolakan sudah mengumpulkan ratusan tanda tangan. Dukungan datang dari berbagai komunitas sipil dan mahasiswa. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:AbdussalamPaguyuban Pedagang Pasar SubuhPasar Beluluq LingauPasar SubuhPemkot Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Musrenbang Provinsi Kaltim 2025-2029, Senin (5/5/2025) di Pendopo Gubernur Kaltim, Samarinda. Kukar Dorong Peran Strategis di IKN, Sekda Hadiri Musrenbang Kaltim 2025–2029
Next Article Pengungkapan Kilat Penembakan Brutal di Samarinda, Polisi Jerat 9 Tersangka Pembunuhan Berencana

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Parlemen

Pembangunan Jalan ke Bandara APT Pranoto Kembali Tertunda, DPRD Kaltim Desak Tambahan Anggaran

3 Min Read
Peristiwa

Lengah Sesaat, Balita di Samarinda Terseret Banjir di Depan Rumahnya

2 Min Read
Pemkot Samarinda Sidak Bapokting Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025
Pemerintahan

Strategi Samarinda Menjaga Stok Pangan: Dari Gudang Bulog hingga Kerja Sama Lintas Daerah

3 Min Read
Pemerintahan

Atasi Banjir Samarinda, Pemprov Kaltim Siap Bahu-Membahu dengan Pemkot

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?