By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialSamarinda

Membendung Pengaruh Negatif Ponsel di Sekolah: Langkah Strategis Kaltim

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 11 November 2024
Share
Ilustrasi penggunaan ponsel. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Penggunaan telepon genggam atau ponsel di kalangan pelajar kembali menjadi sorotan. Di Kalimantan Timur (Kaltim), potensi dampak negatif ponsel terhadap kualitas pendidikan mengundang keprihatinan serius. Fenomena ini, jika dibiarkan, bisa merusak fondasi belajar generasi muda yang tengah dipersiapkan untuk menyongsong tantangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hasbar Mara, Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, menegaskan bahwa kebebasan penggunaan ponsel di sekolah dapat menggerus fokus siswa dalam memahami materi pelajaran.

“Siswa jadi terlalu bergantung pada teknologi, tanpa berusaha memproses informasi secara mandiri,” katanya, mengungkapkan kekhawatirannya.

Menurut Hasbar, akses informasi yang terlalu mudah sering kali membuat siswa kurang termotivasi untuk mendalami pelajaran. Hal ini menjadi ancaman serius bagi kualitas pendidikan, terutama saat Kaltim tengah mempersiapkan diri menjadi pusat peradaban baru di Indonesia melalui IKN.

Sebagai respons, Dispora Kaltim tengah mengkaji kebijakan pembatasan penggunaan ponsel di lingkungan sekolah. Kebijakan ini, jelas Hasbar, bukan sekadar bentuk kedisiplinan, melainkan upaya strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

“Kami ingin membangun generasi muda yang mampu bersaing, bukan hanya di tingkat lokal, tapi juga nasional dan global,” ujarnya.

Pembatasan ini diharapkan bisa mendorong siswa untuk lebih fokus dalam belajar, meningkatkan kemampuan analisis, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Hasbar menegaskan bahwa langkah ini menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan pemuda Kaltim menghadapi era kompetitif yang semakin kompleks.

“Generasi muda kita harus siap menghadapi masa depan dengan kemampuan dan kompetensi unggul. Jika pendidikan dikelola dengan cara yang salah, kita akan kehilangan peluang emas,” katanya.

Dengan kebijakan ini, Hasbar berharap sekolah-sekolah di Kaltim mampu menciptakan suasana belajar yang lebih produktif, mendorong prestasi siswa, dan memperkuat daya saing generasi muda di tengah persiapan IKN yang semakin mendekat. Bagaimanapun, masa depan Kaltim, dan bahkan Indonesia, ada di tangan generasi ini. (Jor/Mul/ADV/Dispora Kaltim)

TAGGED:Dispora KaltimHasbar Mara
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kutai Timur Terus Genjot Pemasangan PJU untuk Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Warga
Next Article Pemuda Kaltim Bersiap! Dispora Gaspol Program Pengembangan Hingga Akhir Tahun

Berita Undas

14 Tenan UMKM Bakal Isi Teras Samarinda II, DPRD Ingatkan Ancaman Macet
Selasa, 20 Oktober 2026
Bocah Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra, DPRD Samarinda Soroti Celah Keselamatan Anak
Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Narkoba Tak Cukup dengan Imbauan, DPRD Samarinda Soroti Anggaran BNN
Selasa, 20 Oktober 2026
Jalur Pembuangan Air Jadi Sorotan, DPRD Samarinda Minta Drainase Dibenahi Sebelum Hujan
Selasa, 20 Oktober 2026
Banjir Samarinda Tak Cukup Diatasi dengan Pengerukan, Jasno Soroti Permukiman di Sempadan Sungai
Selasa, 20 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Pemerintahan

Probebaya, Jurus Andi Harun Ubah Wajah Samarinda dari RT ke RT

3 Min Read
Samarinda

MTQ Nasional 2024, Kaltim Berjaya dengan Poin Tertinggi, Menyabet Juara Umum

4 Min Read
Plt. Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah
Advertorial

Kukar Pacu Hilirisasi Pangan Lokal demi Masa Depan Gemilang

2 Min Read
Pemerintahan

Krisis Air Bersih Borneo Mukti 2, Warga Tuntut Solusi dari Pemkot Samarinda

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?