By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai TimurPemerintahan

Kutim Antisipasi Konflik Jelang Pilkada 2024, Bimtek Digelar untuk Penguatan Pencegahan

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 21 Oktober 2024
Share
Suasana bimbingan teknis bagi para penyelenggara Pilkada Kutim 2024 (Foto: Istimewa)
SHARE

Kutim, Sekala.id – Upaya menyukseskan Pilkada Serentak 2024 tengah digencarkan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Seluruh elemen di daerah ini bekerja keras memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penanganan konflik sosial. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutim, M Agus Hari Kesuma, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang mitigasi dan resolusi konflik, yang melibatkan penyelenggara Pilkada dan unsur pemerintah daerah. Agus menegaskan, langkah ini diambil untuk memastikan proses demokrasi berlangsung damai, tertib, dan aman.

Dalam sambutannya, Agus menekankan pentingnya pemetaan wilayah dengan potensi konflik tinggi. Menurutnya, langkah strategis mitigasi harus diambil sejak dini di daerah-daerah yang rentan konflik sosial atau memiliki riwayat persaingan politik tajam.

“Wilayah-wilayah ini perlu mendapat perhatian khusus,” ujar Agus beberapa waktu lalu.

Pemetaan potensi konflik ini menjadi landasan vital untuk mengantisipasi gesekan di lapangan. Selain pemetaan, Agus juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor. Sinergi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat sangat diperlukan agar respons terhadap tanda-tanda konflik dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

“Jika ada tanda-tanda pergerakan konflik, semua pihak harus sigap. Tidak boleh ada kelambanan,” tegasnya.

Dalam upaya ini, peningkatan kapasitas aparat keamanan juga menjadi perhatian. Aparat di Kutim diharapkan tidak hanya terlatih dalam penanganan massa, tetapi juga dalam komunikasi krisis dan penggunaan kekuatan yang proporsional, terutama di wilayah dengan rivalitas politik yang kuat.

Penegakan hukum juga mendapat sorotan utama. Tindakan provokatif, penyebaran hoaks, atau kekerasan politik akan ditindak tegas guna mencegah konflik yang lebih luas. Agus mengingatkan, penegakan hukum yang cepat dan adil akan menjadi salah satu kunci dalam memastikan Pilkada berjalan aman.

Dengan langkah-langkah mitigasi yang komprehensif, baik dari sisi teknis, hukum, maupun koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kutai Timur optimistis Pilkada 2024 dapat berlangsung lancar dan damai.

“Target kita adalah menciptakan Pilkada yang damai, aman, dan tenteram. Semoga upaya ini membawa Kutai Timur menuju kemajuan dan kesejahteraan,” tutup Agus.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno, menjelaskan lebih lanjut soal pelaksanaan Bimtek yang bertujuan mempersiapkan penyelenggara Pilkada menghadapi potensi konflik.

Bimtek yang digelar oleh Smart Academy ini diikuti 400 peserta dari berbagai elemen pemerintahan dan lembaga terkait, termasuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim, Satpol PP, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta Panwaslu tingkat kecamatan.

“Materi yang disajikan sangat relevan dengan tantangan di lapangan, mulai dari mitigasi konflik, pemetaan intelijen keamanan, hingga kebijakan tahapan Pilkada 2024,” jelas Trisno.

Bimtek ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga kompeten, seperti Universitas Pertahanan, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kaltim, Polres Kutim, KPU, dan Bawaslu. (Jor/Mul/ADV/Pemkab Kutim)

TAGGED:M Agus Hari KesumaPemkab KutimPilkada 2024Pjs Bupati Kutim
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh Bupati Mahulu Perkuat Identitas Budaya Lewat Hudoq Pekayang, Raih Penghargaan KEN 2024
Next Article 157 Mahasiswa STAIS Dilepas untuk KKL: Bawa Semangat Membangun Desa Berkelanjutan

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Kukar Genjot PAD, Evaluasi Perda dan Kurangi Ketergantungan pada DBH Migas

2 Min Read
Nasional

Jokowi Sinyalkan Lonjakan Investasi di IKN, Delonix Nusantara Jadi Pemicu

2 Min Read
Advertorial

Lahan Pertanian Terancam Alih Fungsi, Perda Kaltim Siapkan Sanksi dan Insentif

2 Min Read
Advertorial

Ribuan Masyarakat Hadiri Pesisir Bersholawat, Panjatkan Doa dan Harapan Bersama Wakil Bupati Rendi Solihin

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?