By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Hukum & KriminalSamarinda

Tragedi ART Diterkam Harimau: Pemilik Dituntut 3 Bulan Penjara

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 19 April 2024
Share
Kepala Kejari Samarinda Firmansyah Subhan, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Indra Rivani, dan Istri Korban Penerkaman Harimau, Suwarni (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kejadian memilukan menimpa Suprianda, seorang asisten rumah tangga (ART), yang tewas diterkam harimau peliharaan majikannya pada 18 November 2023. Peristiwa ini menggemparkan Samarinda dan kini memasuki babak persidangan di Pengadilan Negeri Samarinda.

Sidang dengan nomor perkara 106/Bid.P/LH/2024/PN Smd ini dipimpin oleh Jaksa Penuntut Umum Indra Rivani. Terdakwa, Andri Soegianto alias Andre Soan, pemilik harimau, didakwa berdasarkan Pasal 40 ayat (2) jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukumannya mencapai tiga tahun penjara.

Tak hanya itu, Andre Soan juga dijerat dengan Pasal 359 KUHP atas kelalaiannya yang mengakibatkan kematian orang lain, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Menariknya, Jaksa Indra Rivani justru menuntut hukuman 3 bulan penjara bagi Andre Soan, lebih ringan dari tuntutan maksimal. Pertimbangan ini didasarkan pada faktor-faktor meringankan dan memberatkan, dengan faktor meringankan yang lebih dominan.

“Kami mempertimbangkan berbagai hal, termasuk permintaan istri korban, Suwarni, yang memohon keringanan hukuman bagi terdakwa,” jelas Rivani.

Lebih mengejutkan lagi, hasil analisis DNA oleh BRIN menunjukkan bahwa harimau yang terlibat dalam tragedi ini adalah spesies harimau benggala, bukan harimau yang dilindungi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Suwarni, sang istri korban, mengaku telah mencapai kesepakatan damai dengan Andre Soan. Ia berharap kesepakatan ini dapat menjadi pertimbangan meringankan hukuman.

“Andre Soan telah menunjukkan tanggung jawabnya dengan menjamin biaya pendidikan anak-anak kami hingga sarjana. Hubungan keluarga kami dengan Andre juga baik,” tutur Suwarni.

Kesepakatan damai dan dukungan dari keluarga korban menjadi alasan utama di balik tuntutan ringan yang diajukan oleh Jaksa. Sidang kasus ini masih berlanjut, dan hakim akan memberikan putusan akhir dalam waktu dekat. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Andre SoanAndri SoegiantoIndra RivaniPria Diterkam Harimau
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Desa Persiapan Loa Duri Seberang, Harapan Baru Bagi Masyarakat Dusun Batu Hitam
Next Article Keluarga BT Gelar Aksi Damai, Tuntut Keadilan atas Kematian di Apotek Kimia Farma

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Berbagi Senyum di Bulan Ramadan, KORPRI dan PMI Samarinda Hangatkan Hati Yatim dan Dhuafa

2 Min Read
Pemerintahan

Protes Pemilik Usaha Citra Niaga: Bayar Parkir, Tapi Keamanan Tak Dijamin

2 Min Read
Advertorial

Festival Musik Dispora Kaltim 2024: Panggung Kreativitas Pemuda di Eks Bandara Temindung

3 Min Read
Parlemen

Rapat DPRD Kaltim: Infrastruktur Rapuh, Stunting Menghantui, Sawit Jadi Polemik

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?