By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Hukum & KriminalNasional

Tipu Istri Orang, Pria Asal Gresik Ngaku Intel Polres Tuban

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 17 Juli 2023
Share
Ilustrasi (Foto: Google)
SHARE

Tuban, Sekala.id – Kisah asmara terlarang antara K (25), seorang istri yang tinggal di Tambakboyo, Tuban, dengan AY (45), pria asal Gresik, berakhir dengan penipuan dan pengkhianatan. K tidak menyangka bahwa AY yang mengaku sebagai anggota intel dari Polres Tuban ternyata hanya polisi gadungan yang ingin memanfaatkan dirinya.

Awal mula perkenalan keduanya bermula dari Facebook. Dari jejaring sosial itu, mereka saling mengirim pesan dan K akhirnya jatuh cinta. Hubungan terlarang keduanya berjalan selama dua bulan. AY bahkan menawarkan bantuan untuk mengurus perceraian K dengan suaminya pada 21 Juni 2023.

Kapolres Tuban AKBP Suryono mengatakan, AY menggunakan kedok sebagai intel polisi untuk meyakinkan K bahwa dia bisa membantu proses perceraian tersebut. AY juga berjanji akan menikahi K setelah dia resmi bercerai dengan suaminya.

“Dalam aksinya, AY meminta uang Rp3 juta dari K untuk biaya pengajuan cerai,” kata AKBP Suryono.

Dia menambahkan, pada 29 Juni 2023, AY datang ke rumah K dan memberikan dua lembar akta cerai yang diduga palsu. Saat itu, AY meminta K untuk berhubungan intim dengannya sebagai tanda cinta mereka.

Namun, setelah mendapatkan apa yang diinginkannya, AY menghilang dari kehidupan K dan memblokir semua kontaknya. Sebelum menghilang, AY mengaku akan bertugas di luar kota untuk beberapa waktu.

“Korban merasa curiga dengan keaslian akta cerai yang diberikan oleh AY, lalu dia pergi ke Pengadilan Agama Tuban pada 3 Juli 2023. Ternyata, akta cerai itu tidak terdaftar di sana,” ujar AKBP Suryono.

K merasa telah ditipu dan dikhianati oleh AY, lalu dia melapor ke polisi dan menyebut nama salah satu anggota intel polres Tuban sebagai pelakunya. Namun, setelah ditelusuri, polisi tidak menemukan anggota intel dengan nama tersebut.

“Kami mendapatkan informasi bahwa AY berada di wilayah Gresik. Usai melakukan pengejaran terhadap pelaku kami telah menangkap AY,” kata Kasat Reskrim polres Tuban AKP Tomy Prambana.

AKP Tomy juga mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui motif dan modus operandi AY dalam melakukan penipuan tersebut.

“Kami masih menyelidiki dan pengembangan terkait akta cerai palsu. Segera akan kami update kembali,” tutupnya. (Mar/Mul/Sekala)

TAGGED:AKBP SuryonoAkta Cerai PalsuPENIPUANPolisi GadunganPolres Tuban
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ganjar Pranowo: Jangan Ada yang Memanfaatkan Baliho Saya
Next Article Pesta Erau Adat Benua Tuha di Sabintulung, Rendi Solihin: Ritual Adat Mesti Sesuai Pakem

Berita Undas

Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 23 Agustus 2026
Kemarau Belum Berakhir, Samarinda Diminta Waspadai Meluasnya Kebakaran Lahan
Minggu, 23 Agustus 2026
Debit Mahakam Menurun, Jasno Ingatkan Potensi Gangguan Air Bersih Samarinda
Minggu, 23 Agustus 2026
Pawai Pembangunan Samarinda Ditiadakan, Jasno Soroti Dampaknya bagi Masyarakat dan UMKM
Minggu, 23 Agustus 2026
Jasno: Ukuran Kemajuan Indonesia Bukan Sekadar Pembangunan, tapi Manfaat untuk Rakyat
Minggu, 23 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Hukum & Kriminal

Susu Formula Jadi Incaran Maling Berkostum Gamis, Beraksi di Empat Minimarket

2 Min Read
Nasional

Perayaan Kemerdekaan Berbeda: Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi Disambut di Kalimantan Timur

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Denda dan Pidana Bagi yang Merokok Sambil Berkendara

1 Min Read
Nasional

Puan Maharani Bungkam Soal Dukungan Jokowi ke Ganjar-Mahfud MD

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?