By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
NasionalPolitik

Tuding Peta Politik Kaltim Diduga Dikuasai Kartel, Isran-Hadi Tuntut Keadilan

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 9 Januari 2025
Share
Kuasa hukum Isran-Hadi dalam sidang sengketa hasil Pilkada di Jakarta, Kamis (9/1/2025). (Foto: Istimewa)
Kuasa hukum Isran-Hadi dalam sidang sengketa hasil Pilkada di Jakarta, Kamis (9/1/2025). (Foto: Istimewa)
SHARE

Jakarta, Sekala.id – Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Pilgub Kaltim) 2024 memanas dan memasuki babak baru. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 01, Isran Noor-Hadi Mulyadi, melontarkan tudingan serius. Mereka menyebut adanya praktik “kartel politik” yang merusak kejujuran dan keadilan pesta demokrasi di Bumi Etam.

Tudingan ini disampaikan oleh kuasa hukum Isran-Hadi, Refly Harun, dalam sidang sengketa hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (9/1/2024). Dalam sidang itu, Refly menyebut ada upaya terorganisir untuk mengunci hampir semua dukungan partai politik ke satu pasangan calon.

“Upaya ini sebenarnya untuk memastikan hanya ada satu calon dalam Pilkada. Namun, akhirnya tetap ada dua pasangan calon yang maju,” ungkap Refly di hadapan majelis hakim MK.

Refly mengungkapkan, dari sembilan partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kaltim, hampir semuanya mendukung pasangan nomor urut 02, Rudy Mas’ud-Seno Aji. Dukungan ini, menurutnya, didapat melalui manuver politik yang mencurigakan.

Namun, PDI Perjuangan dan Partai Demokrat akhirnya memilih mendukung Isran Noor-Hadi Mulyadi. Koalisi ini terbentuk dengan jumlah minimal kursi, yakni 11 kursi atau sekitar 20 persen dari total DPRD Kaltim.

“Ada kesan bahwa pasangan nomor 01 sengaja dibuat minim dukungan. Ini salah satu indikasi adanya kartel politik yang menggerogoti demokrasi kita,” ujar Refly.

Lebih jauh, Refly menyebut Pilkada Kaltim 2024 sudah tidak lagi jujur dan adil. Ia menuding adanya pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) untuk memenangkan pasangan tertentu.

“Ini bukan sekadar fenomena di Kalimantan Timur. Gejalanya juga muncul di daerah lain. Ada upaya sistematis untuk menciptakan pilkada yang tidak fair,” katanya.

Hasil Pilkada menunjukkan pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji unggul jauh dengan perolehan 996.399 suara, menguasai delapan kabupaten/kota. Sementara itu, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi hanya memperoleh 793.793 suara.

Kubu Isran-Hadi tidak tinggal diam. Mereka meminta MK membatalkan Keputusan KPU Kaltim Nomor 149 Tahun 2024 yang menetapkan hasil Pilkada. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Hadi MulyadiIsran NoorIsran-HadiPilgub Kaltim 2024Refly HarunRudy Mas'udSeno Aji
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok Korupsi LNG USD113 Juta: KPK Gali Fakta dari Ahok dan Mantan Pejabat Pertamina
Next Article DPD PDI Perjuangan Kaltim, mengunjungi Yayasan Joint Adulam Ministry Samarinda (JAMS) dalam rangka HUT ke-52. Solidaritas di Hari Jadi: PDI Perjuangan Kaltim Rayakan HUT Ke-52 Bersama Penyandang ODGJ

Berita Undas

Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Tersandera Data, OPD dan BUMD Dinilai Tak Transparan
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Politik

Menghindari Calon Tunggal, KPU Samarinda Beri Waktu Tambahan Pendaftaran

2 Min Read

Biaya SIM A Bakal Naik? Ini Penyebabnya

2 Min Read
Indonesia vs Bahrain
Nasional

Rekor Pertemuan Tak Menguntungkan, Mampukah Indonesia Taklukkan Bahrain?

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Hasto Kristiyanto Jalani Pemeriksaan KPK, Kuasa Hukum Pastikan Kooperatif

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?