By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Predikat WTP Tak Lagi Cukup, BPK Ingatkan Efektivitas Anggaran

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 7 Maret 2025
Share
Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, hadiri sertijab Kepala BPK Perwakilan Kaltim di Auditorium Nusantara Kantor BPK Kaltim, Jumat (7/3/2025). (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Di atas kertas, pengelolaan keuangan daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) tampak mulus. Tahun 2023 contohnya, seluruh pemerintah daerah di Bumi Etam sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, apakah predikat itu menjamin kesejahteraan masyarakat meningkat?

Pertanyaan ini disinggung langsung oleh Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, dalam serah terima jabatan Kepala BPK Perwakilan Kaltim di Auditorium Nusantara, Kantor BPK Kaltim, pada Jumat (7/3/2025).

“WTP itu penting, tapi bukan tujuan akhir. Keberhasilan pembangunan harus terlihat dari angka kemiskinan yang turun, tingkat pengangguran yang berkurang, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” kata Fathan dalam sambutannya.

Fathan hadir dalam acara tersebut untuk menyaksikan pergantian pucuk pimpinan BPK Kaltim dari Agus Priyono kepada Mochammad Suharyanto. Ia menegaskan bahwa tugas utama BPK bukan sekadar memberikan opini atas laporan keuangan pemerintah daerah, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBD benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Setiap tahun, laporan keuangan pemerintah daerah menjadi dokumen tebal yang menyajikan berbagai angka, neraca, dan audit. Namun, bagi masyarakat, angka-angka itu sering kali tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

“Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran bukan sekadar kewajiban administratif. Masyarakat semakin paham bahwa uang yang dikelola pemerintah berasal dari pajak dan sumber daya publik yang harus dipertanggungjawabkan,” ujar Fathan.

BPK, kata dia, tidak ingin sekadar menjadi lembaga yang memberikan stempel baik atau buruk atas laporan keuangan. Visi strategis BPK 2025-2029 menargetkan peningkatan efektivitas dalam setiap pemeriksaan, memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan benar-benar digunakan secara ekonomis, efisien, dan efektif.

Di tengah tantangan pembangunan, Fathan mengingatkan bahwa predikat WTP seharusnya menjadi pijakan untuk bekerja lebih baik, bukan sekadar penghargaan tahunan.

“Jika laporan keuangan sudah sempurna tapi rakyat masih sulit mendapat akses pendidikan, layanan kesehatan, dan pekerjaan, berarti ada yang perlu dievaluasi,” tutupnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Agus PriyonoBPK KaltimFathan SubchiMochammad Suharyanto
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article BPK Kaltim Berganti Nahkoda, Tantangan Pengawasan Anggaran Makin Kompleks
Next Article Borneo FC Samarinda Tumbang di Tangan PSBS Biak, Joaquin Soroti Absennya Pemain Kunci

Berita Undas

Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar
Selasa, 16 Juni 2026
Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan
Selasa, 16 Juni 2026
TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

DPPKUKM Kaltim Imbau Pengawasan Kualitas Produk Makanan Jelang Lebaran

2 Min Read
Politik

Pilkada Kaltim 2024: Rudy Mas’ud Andalkan Survei, Efektifkah di Era Digital?

2 Min Read
Penemuan jenazah seorang wanita lansia berinisial TM (72) di lantai 4 sebuah guest house.
Peristiwa

Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Guest House Samarinda

2 Min Read
Advertorial

Dispora Kaltim Genjot Prestasi Atlet Muda Lewat Kejuaraan Pencak Silat

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?