By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Mengejar Nol Persen Kemiskinan Ekstrem, Samarinda Survei Lapangan Data Masyarakat Miskin

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 15 Agustus 2023
Share
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Data kemiskinan merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan. Data yang akurat dan terpercaya dapat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan program yang tepat sasaran untuk mengentaskan kemiskinan. Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana mendapatkan data kemiskinan yang valid dan terintegrasi.

Hal ini menjadi latar belakang Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada 207 orang tenaga survei kemiskinan Kota Samarinda, Senin (14/8/2023).

Kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas petugas survei dalam mengumpulkan data kemiskinan di lapangan. Survei ini juga bertujuan untuk memverifikasi dan memvalidasi data kemiskinan yang ada di Samarinda, sehingga dapat menghasilkan data yang sesuai dengan kondisi riil.

Bimtek petugas survei kemiskinan Samarinda itu digelar mulai 14-17 Agustus 2023 di Hotel Harris dan dibuka langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan bahwa kemiskinan merupakan permasalahan global yang dialami seluruh negara, termasuk Indonesia.

“Kemiskinan ekstrim telah menjadi fokus PBB dan pemerintah sebagai amanat dalam arahan presiden pada rapat terbatas pada 4 Maret 2020. Presiden menginstruksikan agar kemiskinan ekstrim diturunkan menjadi 0 % di tahun 2024,” kata Andi Harun.

Untuk mencapai target tersebut, Andi Harun mengatakan bahwa Pemkot Samarinda melalui Diskominfo akan memulai dengan satu data kemiskinan yang valid, dan diperoleh dari verifikasi serta validasi di lapangan melalui kegiatan survei kemiskinan Tahun 2023.

“Survei ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdata dalam data kemiskinan adalah benar-benar orang yang membutuhkan. Data ini nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam merencanakan dan mengevaluasi program penanggulangan kemiskinan di Samarinda,” jelas Andi Harun.

Andi Harun berharap agar petugas survei dapat bekerja dengan profesional, jujur, dan teliti dalam mengumpulkan data.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Samarinda, Adji Syarif Hidayatullah, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek dilaksanakan berdasarkan Perpres Nomor 96 tahun 2016 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Perpres Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Serta Perda kota Samarinda Nomor 2 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Samarinda 2021-2026.

“Diskominfo Samarinda telah melakukan seleksi yang diikuti 1.400 orang. Telah lulus seleksi sebanyak 207 orang yang memiliki kapasitas untuk melakukan survei di lapangan dengan mempunyai latar belakang ilmu statistik,” ujar pria yang akrab disapa Dayat itu.

Dayat menambahkan, hasil survei yang akurat akan dipresentasikan pada Oktober 2023 di depan kepala perangkat daerah. Data tersebut dapat digunakan untuk program wali kota dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di Samarinda.

“Kami berharap agar data kemiskinan Samarinda dapat menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan dan program yang berpihak pada masyarakat miskin,” tutupnya. (Bor/Zal/Sekala)

TAGGED:Andi HarunBimbingan TeknisData KemiskinanDiskominfo SamarindaPemkot SamarindaSurvei KemiskinanWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Prabowo Resmi Dideklarasikan sebagai Capres 2024-2029 oleh Golkar dan PAN
Next Article Lewati Seleksi dan Latihan Panjang, 40 Paskibraka Samarinda Siap Sambut Hari Kemerdekaan

Berita Undas

Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar
Selasa, 16 Juni 2026
Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan
Selasa, 16 Juni 2026
TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Kejaksaan Tinggi Kaltim Sambut Pemimpin Baru, Iman Wijaya Siap Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum

3 Min Read
Advertorial

Pemkab Mahulu Evaluasi Capaian Akademik Mahasiswa Kerja Sama di FIA UI

1 Min Read
Advertorial

Bupati Kubar Dukung BPK Untuk Memeriksa Kepatuhan Belanja Daerah 2025

2 Min Read
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat diwawancarai.
Pemerintahan

Pemprov Kaltim Targetkan 3.200 Penjaga Rumah Ibadah Ikut Gratispol, 900 Orang Berangkat Tahun Ini

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?