Kutai Barat, Sekala.id – Bupati Kutai Barat (Kubar) mengatakan dengan tegas, akan mendukung Pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah tahun 2025. Dan saya berharap agar seluruh pihak bersedia dan siap hadir sewaktu-waktu apabila dibutuhkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memberikan informasi atau keterangan yang diperlukan.
Hal ini ditegaskan Frederick Edwin kepada seluruh kepala perangkat daerah (PD), pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), bendahara penerimaan maupun bendahara barang, agar tidak meninggalkan tempat selama berlangsungnya pemeriksaan kepatuhan terinci atas belanja daerah tahun anggaran 2025 oleh BPK.
Acara Entry Meeting Pelaksanaan Pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 pada Pemkab Kubar dan instansi terkait lainnya, di Ruang Rapat Diklat Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Selasa (21/10/2025).
“Pastikan tidak ada keterlambatan penyerahan dokumen atau data yang diminta, serta ikut terlibat langsung dalam pemeriksaan fisik di lapangan,” tegas Bupati Kubar.
selanjutnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Ayonius meminta PD teknis yang menangani proyek-proyek agar memberikan kemudahan dan dukungan penuh kepada tim pemeriksa.
“Saya harap selama pemeriksaan ini, tidak diperkenankan meninggalkan tempat atau ke luar dari wilayah Kubar. Untuk BKAD, mohon fasilitasi tim BPK agar kinerjanya berjalan lancar. Kepala PD juga siapkan data kegiatan yang berkaitan dengan keuangan,” pintanya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam memberikan data kepada tim pemeriksa. “Kalau ada staf yang tidak mau memberikan data, panggil secara baik-baik. Tapi kalau tetap tidak mau, ya itu risikonya. Kata kuncinya, kalau pakai anggaran, harus bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas Ayonius. (Btr/Sekala/Adv)