By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Menetasnya Harapan di Loa Duri Ilir, Telur Omega 3 Probiotik Menggebrak Ketahanan Pangan

Redaksi
By Redaksi
Published: Minggu, 31 Maret 2024
Share
Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fahri Arsyad (Foto: Ist)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Di tengah gempuran isu ketahanan pangan, Desa Loa Duri Ilir di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menetas sebuah harapan baru. Di bawah kepemimpinan Fahri Arsyad, sang kepala desa, program peternakan ayam petelur omega 3 probiotik menjadi program penting dalam pengembangan pertanian lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bukan sekadar meningkatkan produksi telur, program ini merupakan perpaduan apik antara ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan. CV Kandang Kita Farm selaku mitra desa, bertanggung jawab atas pelatihan peternak lokal dan pembelian hasil panen. Sementara itu, desa fokus pada produksi pakan mandiri.

“Satu kandang dengan 900 ekor ayam petelur menghasilkan sekitar 60 butir telur per hari dengan kualitas tinggi,” papar Fahri Arsyad.

Bahkan usai Lebaran nanti, produksi telur diprediksi meningkat karena usia ayam di atas 32 minggu, mencapai 800 butir per hari. Telur ini akan dipasarkan di berbagai pusat perbelanjaan dengan harga premium, sekitar Rp 50-60 ribu per piring, karena kandungan omega 3 probiotiknya yang kaya manfaat.

Lebih dari sekadar program desa, langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Arsyad bercita-cita untuk mengembangkan program ini lebih lanjut.

“Kami berharap program ini menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam meningkatkan ketahanan pangan dan memberdayakan ekonomi lokal,” tuturnya.

Program ini tak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga membawa manfaat sosial. “Warga penerima BLT akan diarahkan untuk terlibat dalam program ini sebagai solusi pengentasan kemiskinan,” ungkap Arsyad.

Pun bila ada telur yang tidak terjual, warga dapat mengonsumsinya sendiri untuk meningkatkan kesehatan keluarga. Langkah Desa Loa Duri Ilir berpotensi menjadi model bagi pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan, dengan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Program ini mencerminkan kerjasama erat antara pemerintah desa, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Loa Duri Ilir, dengan telur omega 3 probiotiknya, telah menetas sebuah harapan baru. Harapan akan ketahanan pangan yang kokoh, ekonomi yang sejahtera, dan masyarakat yang hidup sehat dan sejahtera. (If/El/ADV/Diskominfo Kukar)

TAGGED:CV Kandang Kita FarmDesa Loa Duri IlirFahri Arsyad
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article 89 Titik Sumur Bor, Kolaborasi TNI-Distanak Kukar Hadapi Kekeringan
Next Article PDI Perjuangan Kaltim Membuka Pintu Pendaftaran Pilgub Kaltim 2024

Berita Undas

Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar
Selasa, 16 Juni 2026
Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan
Selasa, 16 Juni 2026
TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif

2 Min Read
Advertorial

Banjir di Samarinda Ulu Masih Belum Teratasi, Novan Syahronny Sebut PR yang Harus Diselesaikan

1 Min Read
Pemerintahan

Berani Tegas! Pemkot Samarinda Larang Pelajar Bawa Kendaraan ke Sekolah

2 Min Read
Advertorial

Krisis Lapangan Kerja di Samarinda, Puji Asturi: Antara Keterampilan dan Pilihan

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?