Samarinda, Sekala.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah bersiap meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini digadang-gadang bisa meningkatkan kualitas kesehatan warga dengan deteksi dini penyakit.
Namun, masih kendala distribusi peralatan medis dari pusat belum sepenuhnya rampung. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim sudah mulai melakukan simulasi di beberapa daerah, termasuk di Puskesmas Air Putih, Samarinda. Simulasi melibatkan berbagai kelompok usia, dari lansia hingga anak-anak.
“Untuk anak usia sekolah, pemeriksaan akan dilakukan langsung di sekolah mereka,” kata Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin.
Sejumlah fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, klinik swasta, hingga dokter praktik mandiri digandeng untuk memastikan layanan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Namun, kesiapan di tingkat daerah masih bergantung pada distribusi peralatan medis dari Kementerian Kesehatan. Hingga kini, beberapa kebutuhan utama belum sampai ke Kaltim.
“Kami sudah siap menjalankan program ini sesuai jadwal, tapi memang masih menunggu kiriman alat kesehatan dan obat-obatan dari pusat,” ujar Jaya.
Meski begitu, simulasi tetap berjalan di berbagai daerah, termasuk Samarinda, Paser, dan Penajam Paser Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tenaga medis dan infrastruktur siap saat program mulai digulirkan pada minggu kedua Februari.
“Kami berharap keterlambatan distribusi tidak menghambat jalannya program ini,” kata Jaya.
Ia pun meminta masyarakat memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya.
“Semakin dini penyakit terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh lebih cepat,” ujarnya. (Jor/El/Sekala)