By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
NasionalPemerintahan

Jokowi Ingatkan Risiko Ekonomi Global dalam Rapat Terbatas, Fokus pada Prioritas di RAPBN 2025

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 6 Agustus 2024
Share
Presiden RI, Joko Widodo (Foto: Ist)
SHARE

Jakarta, Sekala.id – Dalam rapat terbatas yang berlangsung pada Senin (5/8/2024), Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan akan perlunya kewaspadaan terhadap potensi perlambatan ekonomi global. Rapat yang diadakan di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Jokowi membuka rapat dengan penekanan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Nota Keuangan, dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menekankan pentingnya memasukkan program-program presiden terpilih ke dalam RAPBN 2025, sembari mengingatkan risiko ekonomi global yang bisa mempengaruhi kondisi domestik.

“Di dalam rencana rancangan APBN 2025, saya ingin semua program presiden terpilih terakomodasi. Namun, yang paling penting adalah kewaspadaan terhadap risiko perlambatan ekonomi dunia, terutama yang berkaitan dengan kebijakan suku bunga dan ketegangan geopolitik. Risiko ini dapat berpotensi memicu krisis pangan dan kenaikan harga minyak,” ujar Jokowi, sebagaimana dilaporkan oleh Sekretariat Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya langkah-langkah untuk meningkatkan target penerimaan negara. Ia menegaskan bahwa kemudahan investasi dan kemudahan untuk produk ekspor merupakan kunci untuk mencapai target tersebut.

“Optimalkan langkah-langkah untuk peningkatan target penerimaan negara. Di sini, saya ingin menekankan mengenai kemudahan investasi dan kemudahan untuk produk-produk yang berkaitan dengan ekspor,” tambah Jokowi.

Presiden juga mengingatkan agar RAPBN 2025 tidak mencakup terlalu banyak program, melainkan fokus pada prioritas utama. “Alangkah baiknya jika dalam RAPBN 2025 kita fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dan bukan semuanya dikerjakan,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Joko WidodoPresiden RIRAPBN 2025
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Penghormatan Terakhir: Wali Kota Samarinda Kenang Dedikasi Almarhum Muhammad Fahmi
Next Article Data Pemilih Pilkada 2024 Bermasalah: Banyak Tercatat Meninggal dan Tidak Memenuhi Syarat

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Pencegahan Narkotika di Sekolah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pemberdayaan Petani Lintas Batas Desa, Upaya Pemerintah Desa Loh Sumber Membangun Ketahanan Pangan Lokal

2 Min Read
Peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bumi Sempaja berkapasitas 50 liter per detik
Pemerintahan

Samarinda Bangun Infrastruktur Baru: Air Bersih Tak Lagi Jadi Mimpi

3 Min Read
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Ekonomi

Kilas Balik Tarif Impor Trump: Perundingan hingga BRICS

5 Min Read
Advertorial

Guru dan Kepala Sekolah di Kukar Dibina untuk Wujudkan Sekolah Sehat

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?