Kukar, Sekala.id – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, memastikan bahwa para kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayahnya telah mulai menerima insentif bulanan dari pemerintah daerah.
Kendati demikian, Edi mengakui bahwa nominal insentif yang diberikan masih tergolong kecil dan belum sepenuhnya sebanding dengan kontribusi para kader di lapangan.
“Ibu-ibu kader Posyandu sudah terima insentif, yang bulanan itu. Tapi memang masih kecil,” kata Edi Damansyah saat diwawancarai pada (11/4/2025).
Edi menyebut, dirinya kerap menerima masukan langsung dari para kader Posyandu saat melakukan kunjungan ke berbagai wilayah. Banyak di antara mereka yang menyampaikan apresiasi, namun juga berharap adanya peningkatan nominal insentif.
“Mereka bilang, ‘Terima kasih, Pak’, tapi juga menyampaikan bahwa nominalnya masih kecil,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Edi memastikan bahwa peningkatan insentif bagi kader Posyandu akan menjadi perhatian serius Pemkab Kukar dan akan diproses secara bertahap.
“Insyaallah nanti berproses terus ya,” tegasnya.
Pemberian insentif ini merupakan bagian dari program Kukar Idaman, yang salah satu fokusnya adalah penguatan peran posyandu. Pemkab Kukar juga terus menggulirkan program revitalisasi posyandu melalui peningkatan fasilitas, pelatihan kader, serta dukungan operasional lainnya.
Bupati Edi pun memberikan apresiasi kepada para kader yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dan konsisten di tengah masyarakat.
“Posyandu ini penting, karena menjadi pusat layanan kesehatan dasar yang paling dekat dengan warga,” pungkasnya. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)