By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Suparno Minta Pencegahan Stunting Tak Berhenti di Paket Susu, Harus Dikawal sampai RT

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 7 Oktober 2026
Share
Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno saat menyerahkan bantuan paket nutrisi kepada perwakilan PATBM Kelurahan Selili. (Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Paket susu bernutrisi yang disalurkan kepada balita di Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, dinilai baru menjadi bagian awal dari upaya mencegah stunting. Anggota DPRD Samarinda Suparno mendorong agar intervensi gizi dilanjutkan dengan edukasi keluarga dan pengawasan program hingga tingkat RT.

Pencegahan stunting, menurut Suparno, tidak bisa diselesaikan hanya dengan memastikan anak mendapat bantuan makanan. Persoalan gizi harus ditangani dari lingkungan terdekat anak, mulai dari keluarga hingga pelayanan dasar di tingkat kelurahan dan RT.

Anggota DPRD Kota Samarinda sekaligus Ketua DPD PAN Samarinda itu mengatakan, pemenuhan asupan gizi sejak masa pertumbuhan merupakan salah satu fondasi penting untuk mencegah gangguan tumbuh kembang.

Sebab, dampak stunting tidak berhenti pada persoalan pertumbuhan fisik. Kondisi tersebut juga dapat berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, kesehatan, hingga produktivitas seseorang ketika dewasa.

“Kalau bicara stunting, dampaknya bukan hanya soal pertumbuhan fisik. Perkembangan kognitif, kesehatan, sampai produktivitas anak ketika dewasa juga bisa terdampak,” kata Suparno, Selasa (6/10/2026).

Atas dasar itu, ia menilai bantuan susu bernutrisi yang diberikan kepada balita di Selili perlu dipandang sebagai bagian dari intervensi yang lebih luas. Ia membuka peluang agar dukungan serupa dapat ditambah pada tahap selanjutnya.

Bentuk bantuan juga tidak harus selalu berupa susu. Menurut Suparno, makanan tambahan dengan kandungan gizi yang dibutuhkan anak dapat menjadi opsi untuk membantu memperbaiki pemenuhan nutrisi.

“Bantuan ini merupakan langkah awal. Ke depan, tentu bisa kita lihat lagi kebutuhannya, apakah perlu ditambah dengan makanan tambahan untuk mendukung perbaikan gizi anak,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa persoalan stunting tidak akan selesai hanya dengan membagikan bantuan pangan. Edukasi kepada keluarga harus berjalan bersamaan agar orang tua memahami pentingnya pemenuhan gizi anak. Selain itu, pelayanan Posyandu, sanitasi dan akses terhadap air bersih juga disebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pencegahan stunting.

Karena itu, Suparno memastikan Fraksi PAN DPRD Samarinda akan ikut mengawasi agar program pencegahan stunting yang dijalankan pemerintah daerah benar-benar menjangkau masyarakat di tingkat paling bawah.

“Yang penting bukan hanya programnya ada, tetapi pelaksanaannya harus sampai ke kelurahan dan RT. Fraksi PAN akan ikut memantau agar program wajib pencegahan stunting itu berjalan,” tegasnya.

Dia berharap pengawasan tersebut dapat berjalan bersama keterlibatan masyarakat. Menurutnya, keluarga, pemerintah dan kelompok masyarakat di tingkat lingkungan memiliki peran masing-masing dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sejak usia dini.

“Jangan kita biarkan persoalan ini hanya menjadi urusan pemerintah. Kita harus saling membantu dan saling mengingatkan supaya stunting bisa dicegah bersama,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Selili, Ririn Sri Handini, mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada balita.

Menurut Ririn, bantuan bahan pangan bernutrisi bukan hanya membantu kebutuhan anak. Kehadiran program tersebut juga dapat menjadi pemicu meningkatnya perhatian orang tua terhadap pemenuhan gizi dalam keluarga.

“Terima kasih banyak atas bantuan ini. Selain membantu kebutuhan anak, bantuan ini juga bisa mendorong warga semakin sadar bahwa pemenuhan gizi anak memang harus menjadi perhatian bersama,” ucap Ririn. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaPenanganan StuntingSuparno
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Banjir Sambutan-Selili Tak Cukup Diatasi dengan Drainase, DPRD Usul Kolam Retensi
Next Article DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Kawasan Pergudangan Sutami: Jangan Tunggu Jalan Rusak Lagi

Berita Undas

DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Kawasan Pergudangan Sutami: Jangan Tunggu Jalan Rusak Lagi
Rabu, 7 Oktober 2026
Suparno Minta Pencegahan Stunting Tak Berhenti di Paket Susu, Harus Dikawal sampai RT
Rabu, 7 Oktober 2026
Banjir Sambutan-Selili Tak Cukup Diatasi dengan Drainase, DPRD Usul Kolam Retensi
Rabu, 7 Oktober 2026
DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Samarinda

Varia Niaga Fokus Kelola Parkir Teras Samarinda, Dorong Kesadaran Masyarakat Gunakan Parkir Resmi

2 Min Read
Advertorial

Celni Pita Sari Bantu Warga Samarinda Tanggap Kebakaran dengan Pembagian APAR

1 Min Read
Advertorial

Pemkab Kukar Raih Penghargaan dari Unmul Berkat Program Terang Kampongku “Klik Me”

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Sahur dengan Remix DJ, antara Kreativitas Berlebihan dan Gangguan Ketenteraman?

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?