Kubar, Sekala.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) bekerja sama dengan Bankaltimtara sekaligus High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat (ATJ) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dan dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, unsur perbankan, serta para bendahara dan operator pengelola keuangan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Dan menghadirkan narasumber Budi Widihartanto Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (27/10/2025).
“Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi sebuah kebutuhan agar tata kelola keuangan daerah menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” ucap Bupati Kubar dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Frederick Edwin juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan Bankaltimtara yang telah mendukung Pemkab Kubar dalam percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah. Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja di era digital.
“Melalui forum ini, kita menegaskan kembali komitmen untuk meningkatkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, baik dari sisi penerimaan seperti pajak dan retribusi, maupun pengeluaran atau belanja daerah,” tutupnya.
Kepala Bankaltimtara, Sayid Mohammad Hasan, dalam sambutannya menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital di bidang keuangan.
“Bankaltimtara siap menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat transformasi digital, menghadirkan layanan publik yang tangguh, serta memperkuat ekosistem transaksi non-tunai di daerah,” imbuhnya.
Melalui bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami penggunaan Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) secara menyeluruh, guna mendukung implementasi transaksi nontunai yang realtime dan terintegrasi. (Btr/Sekala/Adv)