Samarinda, Sekala.id – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam memastikan penyaluran LPG 3 kg subsidi tepat sasaran terus membuahkan hasil. Melalui program Kartu Tepat Sasaran, hingga kini telah ada 18.503 kepala keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima.
Program yang diluncurkan secara resmi di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga miskin, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka inflasi di daerah.
Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani, mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari ketelitian dalam pendataan.
“Kami menggunakan data yang sangat spesifik, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga daftar warga miskin ekstrem. Hal ini untuk memastikan penerima benar-benar sesuai kriteria,” jelasnya.
Bahkan, pihaknya tidak segan mencoret nama-nama yang tidak memenuhi syarat, seperti pegawai negeri yang ditemukan dalam daftar penerima di Kelurahan Bukit Pinang.
“Kami pastikan kartu ini hanya bisa digunakan oleh pemilik yang terdata,” tegas Yama, sapaan akrab Nurrahmani.
Untuk mengantisipasi adanya tambahan penerima, seperti warga yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Disdag Samarinda telah menyiapkan 35.000 kartu. Kartu ini berlaku hingga 2026 dan dapat diperpanjang jika diperlukan.
Selain itu, koordinasi yang erat dengan Pertamina juga menjadi kunci keberhasilan program ini. “Kami memastikan kelancaran program ini dengan berkoordinasi dengan Pertamina,” tambah Yama.
Kecamatan Samarinda Utara dan Samarinda Ulu menjadi wilayah dengan jumlah penerima Kartu Tepat Sasaran terbanyak. Di tingkat pangkalan, setiap keluarga hanya dapat membeli maksimal lima tabung LPG per bulan, sedangkan pelaku UMKM dengan penghasilan harian maksimal Rp800 ribu memiliki kuota hingga 13 tabung.
Untuk memastikan program berjalan lancar, Disdag Samarinda juga membuka saluran komunikasi melalui grup khusus. Hal ini bertujuan untuk menerima masukan atau keluhan dari masyarakat. (Jor/El/Sekala)