By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Tak Mau Lepas Honorer, Samsun Klaim APBD Kaltim Mampu Bayar Gaji Mereka

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 7 November 2023
Share
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan kebijakan yang mengejutkan banyak pihak. Ia memutuskan untuk menghapus status tenaga honorer tanpa memberikan jaminan kenaikan ke Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan ini menuai pro dan kontra di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim).

Salah satu anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Samsun, mengaku prihatin dengan keputusan presiden tersebut. Ia khawatir nasib para honorer di Kaltim akan terkatung-katung tanpa kepastian. Padahal, menurutnya, mereka sangat berjasa dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Kita prihatin jika tidak ada kepastian bagi mereka (tenaga honorer) untuk naik status menjadi PPPK,” kata Samsun, Senin (7/11/2023).

Samsun menilai, penghapusan tenaga honorer akan berdampak buruk bagi perekonomian daerah. Ia memperkirakan, tingkat pengangguran di Kaltim akan meningkat drastis akibat kebijakan ini. Ia berharap ada solusi yang bisa menghindari hal tersebut.

“Penghapusan honorer ini akan menambah tingkat pengangguran di Indonesia, tak terkecuali di Bumi Kalimantan,” ujarnya.

Samsun pun mengusulkan agar Kaltim mendapat perlakuan khusus untuk tetap mempertahankan status honorer. Alasannya, tenaga honorer di Kaltim sangat dibutuhkan untuk mengisi kekosongan pegawai di berbagai sektor. Ia menegaskan, tidak ada satupun honorer yang boleh diberhentikan secara sepihak.

“Kenapa, karena dari awal, kami memang sudah berkomitmen untuk mempertahankan honorer di Kaltim. Jadi tidak ada yang boleh keluar dan diberhentikan untuk honorer kita, karena memang sangat dibutuhkan mereka ini,” tegasnya.

Samsun juga mengklaim, anggaran untuk membayar tenaga honorer di Kaltim tidak berasal dari APBN, melainkan dari APBD. Ia mengatakan, APBD Kaltim cukup mampu untuk menanggung gaji honorer tanpa membebani kas negara.

“Toh mereka (tenaga honorer) ini kan dibayar menggunakan APBD, bukan melalui APBN. APBD kita mampu membayar honorer,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Kaltim)

TAGGED:DPRD KaltimJoko WidodoMuhammad SamsunPPPKTenaga Honorer
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Optimis Serap Anggaran Maksimal, Dispora Kaltim Siapkan Program Unggulan untuk 2024
Next Article Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji (Foto: Ist) Seno Aji Berdialog dengan Petani, Bahas Perbaikan Irigasi di Kukar

Berita Undas

DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026
Bom Waktu Demografi 2030 Mengintai Samarinda, DPRD Soroti Minimnya Anggaran KB
Kamis, 30 April 2026
Warga Bendang Andalkan Air Bekas Tambang, DPRD Desak Perumdam Perluas Layanan
Kamis, 30 April 2026
DPRD Soroti Dugaan Ketidakteraturan Pendataan Pedagang Pasar Pagi
Rabu, 29 April 2026
DPRD Samarinda Perketat Pengawasan Stunting, Libatkan RT hingga PKK
Rabu, 29 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Murah di Kantong, Berbahaya di Jalan: Risiko Ban Vulkanisir yang Sering Diabaikan

3 Min Read
Samarinda

Gaji Belum Cair Sejak Januari, Guru Honorer SMA/SMK di Kaltim Menjerit

3 Min Read
Hukum & Kriminal

Achmad Ridwan Laporkan Kasus Doxing ke Polisi, Seret Akun Medsos Anonim

2 Min Read
Pemerintahan

Bayar Parkir di Samarinda akan Nontunai, Sistem Baru Siap Meluncur

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?