By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Stunting Samarinda: Wali Kota dan Bupati Diminta Serius Tangani Masalah Kurang Gizi Anak-Anak

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 20 Februari 2024
Share
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain (Foto: Ya/Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Masih ada anak-anak yang mengalami stunting di Samarinda, padahal kota ini memiliki APBD yang besar. Stunting adalah kondisi di mana anak-anak tidak tumbuh sesuai usianya karena kekurangan gizi. Pemerintah menargetkan stunting bisa dihapuskan pada akhir 2024.

Namun, menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, stunting bukan hanya soal makanan. Politikus dari PKS itu menyebut, ada banyak faktor yang menyebabkan anak-anak stunting, seperti pernikahan dini, gizi ibu hamil, kondisi ekonomi keluarga, dan edukasi kesehatan.

“Stunting itu urusan simultan, tidak bisa hanya dengan memberi telur dan nasi. Contohnya, ada ibu hamil yang harus makan mie instan karena suaminya tidak bekerja. Atau ada remaja putri yang tidak mendapat tablet penambah darah. Ini semua berpengaruh pada stunting,” kata Sani.

Sani menyoroti peran wali kota dan bupati sebagai komando utama dalam menangani stunting. Ia berharap pemerintah daerah bisa lebih serius dan proaktif dalam mengatasi masalah ini.

“APBD tinggi tidak ada gunanya kalau anak-anak kurang gizi. Stunting itu bukan hal sepele, ini menyangkut masa depan generasi kita,” ujar Sani. (Ya/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaPenanganan StuntingSani Bin Husain
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie Berkat Kerja Keras dan Doa, Novan Pasie Klaim Telah Selesaikan Banyak Masalah di Samarinda Ulu
Next Article Sri Puji: Inovasi dan Kompetensi ASN, Kunci Peningkatan Kinerja Pemkot Samarinda

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Pencegahan Narkotika di Sekolah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Kearifan Lokal Mahulu: Kunci Menjaga Harmoni Alam dan Kemajuan

3 Min Read
Advertorial

Bupati Kubar Sambut Hangat Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro di Bandara Melalan

3 Min Read
Advertorial

Dispora Kukar Pastikan Pembangunan Venue Olahraga Tetap Jalan Meski Anggaran Ditekan

1 Min Read
Advertorial

Senam Pagi Setiap Jumat, Guna Mendukung Pembangunan SDM di Lingkungan Pemkab Kubar

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?