By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Pencairan Dana Desa Terlambat, Pembangunan di Sebulu Modern Tersendat

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 5 Mei 2025
Share
Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin
Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Pemerintah Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terpaksa menunda sejumlah program pembangunan akibat keterlambatan pencairan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025. Situasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan perangkat desa hingga kader Posyandu.

Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, mengungkapkan bahwa penundaan pencairan anggaran sudah terasa sejak awal tahun dan hingga Maret belum ada kejelasan realisasi dana.

“Gaji perangkat desa yang seharusnya dibayarkan setiap bulan masih tertunda. Ini bukan hanya di desa kami, tapi juga terjadi di banyak wilayah lain,” ungkap Joemadin.

Tak hanya berdampak pada aparat desa, insentif bagi kader Posyandu juga ikut terhambat. Padahal, menurut Joemadin, kader Posyandu memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di desa.

“Posyandu sangat penting, terutama untuk pelayanan dasar kesehatan masyarakat. Tapi karena dana belum cair, insentif kader pun ikut tertunda,” jelasnya.

Lebih jauh, keterlambatan ini juga membuat sejumlah proyek fisik desa terpaksa ditunda. Program pembangunan infrastruktur yang sudah masuk dalam perencanaan tidak bisa dilaksanakan karena terbatasnya anggaran operasional.

“Kami sudah menyusun rencana kerja dan prioritas pembangunan. Namun, karena dananya belum masuk, semua kegiatan belum bisa berjalan maksimal,” ujar Joemadin.

Pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pencairan Dana Desa bisa segera direalisasikan.

“Harapan kami tentu agar proses pencairan dana ini ke depan tidak lagi terlambat, supaya pelaksanaan program pembangunan bisa lebih lancar dan tepat waktu,” pungkasnya.

Meski dihadapkan pada berbagai kendala, Joemadin memastikan pemerintah desa tetap berusaha menjalankan program prioritas dengan mengandalkan sumber daya yang ada sembari menunggu kepastian anggaran. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Desa Sebulu ModernJoemadin
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kalbe Farma (KLBF) Akan Buyback Saham, Segini Dana yang Disiapkan
Next Article “Dialog Publika” TVRI Kaltim. Pemkab Kukar Usulkan Dua Lokasi Sekolah Rakyat, Sekda Sunggono Paparkan di TVRI Kaltim

Berita Undas

Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Jadi Modal Sosial, Arie Wibowo Ajak Warga Bersatu Bangun Samarinda
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Harus Jadi Arah Politik, Suparno: Kekuasaan Bukan Tujuan Utama
Selasa, 2 Juni 2026
Judi Online Mengancam Kaltim, Diskominfo: Saatnya Bersih-bersih Ruang Digital
Selasa, 2 Juni 2026
Jadi Jangkar Moral Hadapi Krisis Global, Wagub Ajak Pemuda Kaltim Bumikan Pancasila
Senin, 1 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kutai Kartanegara

Siap-siap Festival Buah Lai, Rendi Solihin Rencanakan Tahun Depan Pecahkan Rekor MURI

2 Min Read
Nasional

Rumah Sakit Keempat di IKN Dibangun, Jokowi: Tak Perlu ke Luar Negeri Lagi

2 Min Read
Pj Gubernur Akmal Malik dalam pertemuan dengan Yayasan Pendidikan Islam Syaikh Al-Hushary dan Forum Komunikasi Pemerhati RRI di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Kamis (19/12/2024).(IST)
Pemerintahan

Akmal Malik: Pendidikan Berkualitas, Kunci Masa Depan Kaltim

3 Min Read
Pulau Kumala.
Advertorial

Pulau Kumala Masih Jadi Magnet, Wisatawan Serbu Ikon Kukar saat Libur Lebaran

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?