By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Kutai Kartanegara

Hadiri Peringatan ke-77 Merah Putih Sangasanga, Wabup Kukar Proyeksikan Bangun Patung Bung Karno

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 27 Januari 2024
Share
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin (Foto: Ist)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki sejarah perjuangan yang menginspirasi. Di sini, para pejuang berhasil mengusir penjajah Belanda pada tahun 1947. Kini, Sangasanga menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengapresiasi upaya pelestarian sejarah Sangasanga. Ia menghadiri peringatan 77 tahun Peristiwa Merah Putih Sangasanga pada Sabtu (27/1/2024). Ia mengatakan, Sangasanga memiliki banyak potensi wisata yang bisa dimanfaatkan.

Salah satu daya tarik wisata Sangasanga adalah Museum Merah Putih. Museum ini berisi koleksi benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan rakyat Sangasanga. Di antaranya adalah foto-foto pejuang, replika senjata, dan benda-benda antik. Museum ini juga menjadi saksi bisu peristiwa heroik yang terjadi di Sangasanga.

Selain museum, Sangasanga juga akan memiliki patung proklamator Indonesia, Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai Bung Karno. Patung ini akan dibangun di Kota Juang, sebuah kawasan yang menjadi pusat perlawanan rakyat Sangasanga. Patung ini direncanakan akan menjadi patung terbesar di Kalimantan Timur.

“Patung pejuang proklamator akan berdiri di sini yang diproyeksi akan menjadi patung terbesar di Kalimantan Timur. Ini salah satu upaya kami untuk menarik wisatawan ke Sangasanga,” kata Rendi.

Rendi juga berharap, peristiwa Merah Putih Sangasanga bisa menjadi teladan dan semangat bagi generasi bangsa. Ia mengingatkan, banyak pejuang yang gugur demi mempertahankan Sangasanga dari penjajahan Belanda. Perlawanan rakyat Sangasanga 77 tahun silam ini membuktikan mereka tidak rela dijajah.

“Ini harus menjadi semangat bagi generasi muda. Saat ini kita tidak perlu lagi berkorban nyawa, tapi kita perlu bangkitkan semangat untuk membangun Kukar. Berkolaborasi membangun, sehingga bisa membayar semua pengorbangan para pejuang,” ujar Rendi.

Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan momen mengingat dan menghargai jasa pahlawan yang berjuang atas jajahan Belanda. Peringatan ini berawal ketika tentara Belanda (NICA) pada tahun 1945 menguasai Sangasanga yang kaya akan sumber minyak.

Berdasarkan catatan yang dimiliki markas ranting LVRI Sangasanga, hal itu membuat rakyat Sangasanga bersikeras mengusir Belanda dengan melakukan perlawanan tiada henti. Pejuang Sangasanga pun mengadakan rapat dan tercetuslah rencana merebut gudang senjata Belanda dengan cara mengalihkan perhatian penjajah kepada berbagai keramaian kesenian daerah pada 26 Januari 1947.

Di tengah keramaian itu, para pejuang membagikan senjata dan amunisi untuk merebut kekuasaan pada pukul 03.00 Wita dini hari 26 Januari 1947. Perjuangan pun berhasil. Sehingga pada pukul 09.00 Wita kota Sangasanga berhasil dikuasai pejuang, ditandai dengan diturunkannya bendera Belanda di Sangasanga Muara oleh La Hasan. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Patung Bung KarnoPeristiwa Merah Putih SangasangaRendi SolihinWakil Bupati Kukar
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Vaksinasi Massal DBD dan Nyamuk Wolbachia, Strategi Kaltim yang Dapat Pujian dari BBC London
Next Article Andi Harun Beri Sertifikat Halal dan Bantuan untuk IKM Samarinda

Berita Undas

​Paripurna Hak Angket DPRD Kaltim Kandas karena Tak Kuorum, Bola Panas Kini di Tangan Banmus
Rabu, 10 Juni 2026
Wabup Kubar Ingatkan Seluruh OPD Untuk Cegah Korupsi Sistematik
Kamis, 11 Juni 2026
Festival Lou Bentian Tuai Apresiasi Dan Diproyeksikan Jadi Destinasi Budaya Unggulan
Rabu, 10 Juni 2026
Bupati Kutai Barat Tekankan Disiplin dan Produktivitas Kerja
Rabu, 10 Juni 2026
Festival Sempekat Harmoni Budaya Jadi Ruang Pewarisan Tradisi bagi Generasi Muda Kutai Barat
Selasa, 9 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Petani Segihan Terkendala Distribusi, Pemdes Dorong Skema Pemasaran Lebih Luas

2 Min Read
Advertorial

Dari Desa Badak Ulu, KIM Adaptif Ini Berhasil Sabet Penghargaan Nasional

3 Min Read
Advertorial

Loh Sumber, Ditetapkan Berpredikat Desa Mandiri

2 Min Read
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin menggelar forum santai bertajuk Ngapeh Santai Ngan Media bersama insan pers di Bukit Mahoni, Tenggarong Seberang, Selasa malam (1/7/2025).
Kutai Kartanegara

Aulia-Rendi Beri Lampu Hijau untuk Pers Kritis di Kukar

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?