By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Distanak Kukar Optimalkan Dukungan bagi Petani melalui Distribusi Bantuan

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 26 April 2025
Share
Petani Padi di Desa Suka Maju, Kukar.
Petani Padi di Desa Suka Maju, Kukar. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Kinerja pertanian di Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai belum optimal. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar menyoroti lambatnya penyaluran bantuan sebagai salah satu penyebab rendahnya produktivitas petani.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, menyatakan bahwa intervensi pemerintah daerah dalam bentuk penyediaan bibit dan pupuk belum sepenuhnya berjalan efisien. Akibatnya, banyak petani kesulitan memaksimalkan hasil tanam mereka.

“Kalau bantuan datang terlambat, dampaknya besar. Petani bisa rugi waktu, rugi tenaga, dan hasil panen pun tidak maksimal,” ujar Taufik.

Menurutnya, meski Kementerian Pertanian telah menjalankan program optimasi lahan seluas 2.392 hektare di Kukar, hal tersebut tidak cukup tanpa dukungan langsung dari pemerintah daerah, khususnya dalam aspek distribusi dan pendampingan teknis.

Distanak Kukar kini tengah merancang sistem distribusi baru agar bantuan pertanian lebih cepat dan tepat sasaran. Selain itu, peningkatan kapasitas SDM pertanian dan pemanfaatan teknologi pertanian modern juga masuk dalam rencana jangka menengah.

“Yang kami dorong adalah efisiensi dan ketepatan. Petani butuh kepastian, bukan hanya janji bantuan,” tambah Taufik. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Distanak KukarMuhammad Taufik
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono Berawal dari Festival Mancing, Embung Maluhu Siap Jadi Magnet Wisata
Next Article Harga Minyak Meningkat Senin Pagi, Investor Fokus ke Sinyal Baru Perang Dagang

Berita Undas

Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Jadi Modal Sosial, Arie Wibowo Ajak Warga Bersatu Bangun Samarinda
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Harus Jadi Arah Politik, Suparno: Kekuasaan Bukan Tujuan Utama
Selasa, 2 Juni 2026
Judi Online Mengancam Kaltim, Diskominfo: Saatnya Bersih-bersih Ruang Digital
Selasa, 2 Juni 2026
Jadi Jangkar Moral Hadapi Krisis Global, Wagub Ajak Pemuda Kaltim Bumikan Pancasila
Senin, 1 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Parjiman Nakhodai OJK Kaltimtara, Stabilitas Keuangan dan Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas

3 Min Read
Pemerintahan

Andi Harun: Laut Indonesia, Modal Pembangunan dan Kekuatan Bangsa

3 Min Read
Pemerintahan

Berani Tegas! Pemkot Samarinda Larang Pelajar Bawa Kendaraan ke Sekolah

2 Min Read
Advertorial

Mahulu Siapkan Rencana Pembangunan 2026, Hadapi Tantangan Era 5.0 dan IKN

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?