By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialMahakam UluPemerintahan

Kearifan Lokal Mahulu: Kunci Menjaga Harmoni Alam dan Kemajuan

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 21 November 2024
Share
Sosialisasi Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan. (Foto: Istimewa)
SHARE

Mahulu, Sekala.id – Kekayaan alam Mahakam Ulu (Mahulu), dengan hutan yang rimbun, sungai yang mengalir deras, serta tanah yang subur, kerap menjadi kebanggaan sekaligus tantangan. Di tengah upaya menggenjot pertumbuhan ekonomi, pertanyaan besar muncul: mampukah Mahulu menjaga harmoni antara pembangunan dan kelestarian lingkungan?

Pertanyaan ini menjadi inti dari Sosialisasi Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan untuk Pembangunan Berkelanjutan yang digelar di Kantor Bupati Mahulu, Rabu (20/11/2024). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur hingga para petinggi desa, dalam upaya mencari jawaban atas dilema tersebut.

Mewakili Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Lung, menegaskan bahwa pembangunan yang berwawasan lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam kita bisa menjadi bom waktu. Bukan hanya ekosistem yang terganggu, tetapi juga kesejahteraan masyarakat di masa depan,” tegas Lung.

Ia mengutip tema pembangunan Mahulu tahun 2025, “Pengembangan Ekonomi Berbasis Sumber Daya Alam dan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat,” sebagai landasan strategis. Tema ini menggarisbawahi pentingnya menjaga aset alam seperti air, tanah, dan hutan, sembari memanfaatkan kearifan lokal sebagai panduan pengelolaan.

Dalam sosialisasi tersebut, para narasumber, E. Yudha Harfani dan Rustam dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, menyoroti perlunya keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Jika sumber daya alam hanya dilihat sebagai angka dalam neraca ekonomi, maka kehancuran sudah di depan mata,” kata Yudha.

Namun, solusi bukan sekadar menahan laju pembangunan. “Kita perlu kebijakan yang tegas, penegakan hukum yang konsisten, dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa merusak lingkungan,” tambah Rustam.

Mahakam Ulu memiliki modal yang jarang dimiliki daerah lain: kearifan lokal yang kaya. Tradisi masyarakat adat yang menghormati alam menjadi pelajaran berharga dalam menjaga keberlanjutan.

“Nilai-nilai lokal ini harus menjadi roh dalam setiap kebijakan. Kita harus belajar dari leluhur yang sudah lama hidup selaras dengan alam,” ujar Ulu Lung.

Meski optimisme menyeruak, tantangan besar tak dapat dihindari. Tekanan ekonomi global, kebutuhan investasi, hingga potensi konflik kepentingan antara pelestarian dan eksploitasi menjadi ujian nyata.

Sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga panggilan untuk bertindak.

“Kita tidak punya banyak waktu. Jika tidak bergerak sekarang, generasi berikutnya hanya akan mengenal Mahulu sebagai cerita, bukan kenyataan,” tutup Ulu Lung dengan nada serius. (Jor/Mul/ADV/Pemkab Mahulu)

TAGGED:DLH KaltimLungPemkab Mahulu
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI. Sekda Mahulu Tegaskan Komitmen Demokrasi di RDP Komisi II DPR RI
Next Article Kaltim Genjot Potensi Pemuda, Bidik Posisi Puncak IPP

Berita Undas

ISPA Melonjak di Tengah Karhutla Samarinda, 12.819 Kasus dalam Sebulan
Kamis, 22 Oktober 2026
Karhutla Kaltim Berulang, DPRD Soroti Pengawasan Lahan dan Kesiapan Pemprov
Kamis, 22 Oktober 2026
DPRD Samarinda Soroti Pedagang di Ruang Publik, Pemkot Diminta Siapkan Zona Usaha
Minggu, 25 Oktober 2026
14 Tenan UMKM Bakal Isi Teras Samarinda II, DPRD Ingatkan Ancaman Macet
Selasa, 20 Oktober 2026
Bocah Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra, DPRD Samarinda Soroti Celah Keselamatan Anak
Selasa, 20 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Satpol PP Samarinda Pastikan THM dan THU Tutup Menjelang Iduladha 1445 H

2 Min Read
Nasional

Rumah Sakit Keempat di IKN Dibangun, Jokowi: Tak Perlu ke Luar Negeri Lagi

2 Min Read
Pemerintahan

Andi Harun Ucapkan Selamat HUT ke-67 Kaltim, Ajak Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat

1 Min Read
Advertorial

Pramuka Sebulu Dilantik, Bupati Kukar Berharap Lanjutkan Prestasi

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?