By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai TimurParlemen

Diskominfo Kutim Siaga Hadapi Ancaman Siber, Gelar Bimtek untuk Perangkat Daerah

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 31 Oktober 2024
Share
Suasana Bimtek bertajuk “Kesiagaan dalam Menghadapi Kejahatan Insiden Siber dan Pengelolaan Audit Keamanan Informasi bagi Perangkat Daerah".
Suasana Bimtek bertajuk “Kesiagaan dalam Menghadapi Kejahatan Insiden Siber dan Pengelolaan Audit Keamanan Informasi bagi Perangkat Daerah". (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Ancaman siber kian nyata di tengah pesatnya digitalisasi, membuat pemerintah di berbagai daerah harus lebih waspada. Di Kutai Timur (Kutim), Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) tidak tinggal diam. Untuk meningkatkan kesiagaan perangkat daerah, mereka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang keamanan siber di Aston Hotel & Convention, Samarinda, pada Kamis (31/10/2024).

Kegiatan ini bertajuk “Kesiagaan dalam Menghadapi Kejahatan Insiden Siber dan Pengelolaan Audit Keamanan Informasi bagi Perangkat Daerah” dan dihadiri perwakilan dari seluruh perangkat daerah se-Kutim. Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, membuka acara ini, mewakili Pjs Bupati Kutim. Tak tanggung-tanggung, narasumber ahli dari Direktorat Pengamanan Siber dan Sandi, Aris Munandar, dihadirkan untuk memberikan panduan langsung soal keamanan data.

Menurut Ronny, era digital membawa peluang sekaligus ancaman besar.

“Dengan perkembangan teknologi yang makin cepat, ancaman terhadap keamanan data juga meningkat. Kita tidak bisa hanya mengandalkan proteksi standar, tapi perlu kesiapan yang matang,” tegasnya.

Ia mengingatkan peserta agar memanfaatkan Bimtek ini dengan maksimal, untuk mencegah kebocoran data yang dapat merugikan pemerintah dan masyarakat.

Bimtek ini bukan sekadar menambah pengetahuan dasar soal keamanan siber. Diskominfo Staper menyusun materi khusus tentang mitigasi ancaman yang mungkin terjadi di lingkup perangkat daerah. Di tengah meningkatnya aktivitas daring, risiko kebocoran data menjadi lebih mengkhawatirkan. Para peserta pun diajarkan cara mengidentifikasi dan mengelola risiko siber, mulai dari pencegahan hingga tindakan saat terjadi insiden.

Diskominfo Staper menganggap Bimtek ini sebagai langkah awal membangun pondasi kuat untuk menghadapi ancaman siber. Diskominfo berharap perangkat daerah di Kutim mampu menerapkan protokol keamanan ketat, menyiapkan prosedur darurat, dan memperkuat kolaborasi antarlembaga agar lebih siap ketika menghadapi serangan digital.

“Kami ingin kegiatan ini membuka jalan bagi sinergi antarlembaga di Kutim dalam membangun keamanan informasi yang kokoh,” ujar Ronny.

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Infrastruktur TIK dan Persandian Diskominfo Staper, Sulisman, mengungkapkan bahwa Bimtek ini adalah bentuk respons terhadap kompleksitas ancaman siber.

“Kita tak bisa menyepelekan ancaman siber, terutama di era media sosial dan transaksi digital yang rawan diserang. Kami ingin peserta siap menjaga data dan melindungi infrastruktur digital pemerintahan,” jelas Sulisman.

Diskominfo berharap, melalui Bimtek ini, perangkat daerah di Kutim lebih siap menghadapi tantangan digital yang kian canggih. Dengan pelatihan yang berlangsung hingga 2 November 2024, Diskominfo optimistis keutuhan data dan privasi informasi pemerintah daerah akan lebih terlindungi di masa depan. (Jor/Mul/ADV/Pemkab Kutim)

TAGGED:Aris MunandarDiskominfo Staper KutimRonny Bonar Hamoangan Siburian
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kutim Mantapkan Kebijakan Pengentasan Stunting Lewat Draft Peraturan Baru
Next Article Pjs Bupati Kutim, M Agus Hari Kesuma Cetak Wirausahawan dari Kalangan Atlet, Kaltim Gelar Pembekalan Spesial untuk 20 Atlet Berprestasi

Berita Undas

DPRD Samarinda Soroti Rapor Merah Lingkungan, Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat
Kamis, 18 Juni 2026
DPRD Desak PT BBE Tuntaskan Hibah TPU Loa Bakung yang Mangkrak 14 Tahun
Kamis, 18 Juni 2026
Andalalin Jadi Sorotan, DPRD Minta W Superclub Tunda Operasional Jika Izin Belum Lengkap
Kamis, 18 Juni 2026
TPS Liar Menjamur, DPRD Samarinda Sebut Kontainer Sampah Masih Kurang
Kamis, 18 Juni 2026
DPRD Samarinda Siapkan Perda Sempadan Sungai, Kampung Tenun hingga Lambung Mangkurat Masuk Pengaturan
Rabu, 17 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pemerintah Sebulu Kebut Penyaluran Bansos, Fokus pada Kelengkapan Data dan Pendampingan Ekonomi

2 Min Read
Advertorial

Menghidupkan Nilai Pancasila di Kutai Timur: Peringatan yang Lebih dari Sekadar Upacara

2 Min Read
Advertorial

RAD, Harapan Baru untuk Optimalisasi Program Kepemudaan di Kaltim

2 Min Read
Advertorial

Pertamini Bikin Resah, DPRD Samarinda: Perlu Ada Pembahasan Serius

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?