By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Bupati Kukar Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2024, Apresiasi untuk Perjuangan Melestarikan Budaya Lokal

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 3 Mei 2024
Share
Unggahan Awang Muhammad Rifani dari akunnya Awang Bertuah, nampak dirinya bersama Bupati Kukar Edi Damansyah memegang sertifikat yang bertuliskan piagam penghargaan. (Foto: Ist)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Bupati Edi Damansyah menjadi salah satu dari 20 kepala daerah di Indonesia yang menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Penghargaan bergengsi ini merupakan buah dari perjuangan selama tujuh tahun dalam melestarikan dan membangkitkan kembali Bahasa dan Sastra Kutai. Apresiasi ini menjadi bukti komitmen kuat Bupati Edi Damansyah dan seluruh pihak terkait dalam menjaga kekayaan budaya daerah.

“Alhamdulillah, setelah perjuangan panjang, Bahasa Kutai akhirnya mendapatkan pengakuan nasional,” ungkap Awang Muhammad Rifani, pemerhati budaya Kukar yang dikenal melalui akun Facebook-nya, Awang Bertuah.

Lewat unggahannya, Awang membagikan momen kebahagiaan bersama Bupati Kukar yang memegang sertifikat penghargaan dari Kemendikbudristek. “Bahasa Kutai menembus batas nasional pada Hari Pendidikan Nasional 2024 dengan semangat ‘basa Kutai mandik te apai’,” tulis Awang, menggemakan semboyan yang berarti “Bahasa Kutai tak terkendali”.

Penghargaan RBD 2024 ini diserahkan Kemendikbudristek melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) kepada 20 daerah di Indonesia. Pemberian penghargaan ini menjadi sorotan utama dalam pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/5/2024).

Lebih dari sekadar penghargaan, momen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai identitas dan kekayaan bangsa. Bahasa Kutai dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya kini telah mendunia, membawa nama Kukar dan Kalimantan Timur ke kancah nasional.

Revitalisasi bahasa daerah merupakan proses kompleks yang membutuhkan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak. Baik pemerintah pusat maupun daerah memiliki peran krusial dalam upaya pelestarian bahasa daerah, mulai dari pembuatan kebijakan hingga pendanaan.

Kemendikbudristek, melalui Badan Bahasa, terus mendorong upaya revitalisasi bahasa daerah di seluruh Indonesia. Penghargaan RBD 2024 menjadi salah satu bentuk apresiasi dan motivasi bagi daerah-daerah yang telah menunjukkan komitmen dan kegigihan dalam menjaga bahasa ibu mereka.

Di samping penghargaan, Kemendikbudristek juga menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan koordinasi dalam pelestarian bahasa daerah di seluruh Indonesia. Rakor ini dihadiri oleh 353 peserta dari berbagai wilayah dan membahas berbagai isu terkait regulasi kebijakan hingga kebutuhan SDM di bidang bahasa daerah. (If/El/ADV/Diskominfo Kukar)

TAGGED:Awang Muhammad RifaniBupati KukarEdi DamansyahKemendikbudristekRevitalisasi Bahasa Daerah
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Bupati Kukar, Edi Damansyah KWT Kukar, Pilar Ketahanan Pangan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Next Article Pengelolaan Parkir SCP Dikhawatirkan Bocorkan PAD Samarinda, Dishub Samarinda Didesak Bertindak Tegas

Berita Undas

Distribusi Jadi Faktor Kenaikan Harga, Pemprov Kaltim Pastikan Stok Tetap Tersedia
Sabtu, 23 Mei 2026
Cari Desa Wisata Terbaik, Dispar Kaltim Mulai Validasi Lapangan 10 Finalis
Sabtu, 23 Mei 2026
28 Tahun Reformasi: Mahasiswa dan Akademisi di Samarinda Soroti Gejala Neo Orba dan Cengkeraman Oligarki
Jumat, 22 Mei 2026
Gandeng Syarifah Suraidah, Baladika Mulawarman RombaK Total Rumah Tak Layak Huni Milik Acil Mercedes
Jumat, 22 Mei 2026
Rudy Mas’ud Tanggapi Desakan Hak Angket, Sebut Keputusan Ada di Tangan DPRD
Minggu, 24 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Panahan Kaltim Siapkan Program Latihan Jelang Pra-PON

2 Min Read
Nasional

MK Coret Edi Damansyah, Pilkada Kukar Diulang Tanpa Petahana

3 Min Read
Kutai Kartanegara

Erau Adat Benua Tuha di Sabintulung Berlangsung Meriah, Wabup Kukar Apresiasi Tarian Kolosal Nusantara

3 Min Read
Laila Fatihah, Anggota Komisi ll DPRD Samarinda.
Advertorial

Gas Melon Kembali Langka di Samarinda, Ibu Rumah Tangga Menjerit!

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?