By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Antisipasi Samarinda Jelang Ramadan: Langkah Tegas DPRD Hadapi Lonjakan Harga Beras

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 11 Maret 2024
Share
Kamaruddin, Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Menyambut Ramadan, Samarinda bersiap dengan langkah-langkah antisipatif. DPRD Samarinda tidak tinggal diam menghadapi lonjakan harga beras. Inspeksi mendadak ke Bulog dan pasar lokal dijadwalkan sebagai respons atas keluhan warga. Kamaruddin dari Komisi II menegaskan, tujuan utama adalah memastikan stok beras cukup dan tidak ada manipulasi harga.

“Inspeksi akan kami lakukan mulai 5 Maret. Menjelang Ramadan, kami berupaya keras agar lonjakan harga beras tidak merembet ke komoditas lain,” ucap Kamaruddin.

Pemerintah telah mengimpor 2 juta ton beras dari Thailand, namun distribusi dan penyerapan pasar masih menjadi tanda tanya.

“Kami tidak akan membiarkan pihak-pihak tertentu memanfaatkan situasi ini untuk menimbun beras,” tegasnya.

Pemerintah Kota Samarinda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta untuk tidak berdiam diri. Mereka harus memastikan ketersediaan stok beras dan siap melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga.

DPRD Samarinda berkomitmen menjaga keseimbangan pasar dan meringankan beban warga di bulan yang penuh berkah ini. (Ya/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaKamaruddinPemkot SamarindaTPID
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Polemik 48 SHM di Pasar Pagi Samarinda, Abdul Khairin: Segera Lakukan RDP untuk Diskusi
Next Article Bhuta Kala Berarak, Samarinda Bersatu: Nyepi dalam Keberagaman

Berita Undas

Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Strategis, Pemkab Usulkan Kontrak Tahun Jamak Rp2,52 Triliun
Sabtu, 1 Agustus 2026
PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SILPA Rp572 Miliar hingga Efektivitas Belanja
Sabtu, 1 Agustus 2026
Golkar Minta Samarinda Kurangi Ketergantungan Dana Pusat, Dorong PAD Jadi Penopang Utama
Sabtu, 1 Agustus 2026
Gerindra Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Capaian Fiskal dan Program Prioritas
Sabtu, 1 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Stephanus Madang, Sekretaris Daerah Mahulu.
Advertorial

Pemkab Mahulu Matangkan Komitmen Pengembangan Bandara Ujoh Bilang

1 Min Read
Parlemen

DPRD Kaltim Warning Pemprov: Kekurangan Dokter Bisa Jadi Bom Waktu

2 Min Read
Advertorial

Meski Diguyur Hujan, Sebanyak Ratusan Anak Antusias Ikuti Simulasi Manasik Haji for Kids

3 Min Read
Advertorial

Alquran dan Iqra untuk TPA/TPQ, Cara Kelurahan Maluhu Rayakan Hari Santri

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?